Pergi ke Bali untuk Bulan Madu, Pulang Tak Bernyawa
Selasa, 04 Okt 2005 14:59 WIB
Jakarta - Manusia hanya bisa berencana, Tuhan jua yang menentukan. Maksud hati ingin berbulan madu ke Bali, namun justru maut datang menjemput. Peristiwa tragis ini menimpa pasangan suami istri asal Jepang, Akio Kawasaki dan Emi.Akio merupakan satu-satunya warga Jepang yang tewas dalam serangan bom Bali II di Jimbaran dan Kuta. Jenazah pria berusia 51 tahun itu pada hari Selasa (4/10/2005) ini tiba di negeri Sakura. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (4/10/2005). Kepulangan Akio yang sudah tak bernyawa itu disertai oleh istrinya, Emi, yang mengalami luka-luka dalam pengeboman tersebut. Perempuan berusia 42 tahun itu pulang dalam keadaan harus duduk di kursi roda. Bahkan setibanya di Bandara Narita, Jepang, Emi langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut.Pasangan Akio-Emi baru menikah pada Juli lalu. Ini merupakan pernikahan kedua bagi Akio. Pengantin baru tersebut memilih berlibur ke Bali untuk menikmati bulan madu mereka. Namun siapa sangka, justru di saat-saat indah itulah maut menjemput. Akio dan Emi sedang makan malam di salah satu restoran yang menjadi target pengeboman ketika peristiwa berdarah itu terjadi pada 1 Oktober lalu.Akio bekerja sebagai staf administrasi di sebuah universitas di Kota Aomori, Jepang utara. Keluarganya langsung terbang ke Bali untuk mengidentifikasi jenazah Akio.
(ita/)











































