Protes SUTET, Ratusan Warga Klaten Demo PLN Jateng-DIY
Selasa, 04 Okt 2005 14:18 WIB
Semarang - Sekitar 150 warga korban SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstratinggi) dari Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Klaten, mendemo PLN Jateng-DIY. Mereka minta SUTET dibelokkan ke pinggiran desa agar tidak membahayakan.Warga Dukuh Balong, Krambil Gede, Mampir, dan Jimbung, Pakugaran, Bambon dan Jimbung Lor itu datang di Kantor PLN Jateng-DIY, Jl Sudirman Selatan, Semarang, Selasa (4/10/2005) dengan dua truk dan beberapa mobil.Pendemo mempermasalahkan proyek Sutet 500 KV yang melintas di daerahnya. Salah satu menara (tower) ternyata didirikan di tengah pemukiman, tepatnya di dukuh Mampir. Menurut mereka, hal itu sangat membahayakan."Radiasi tegangannya kan bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Dalam jangka panjang, hal itu bisa mengakibatkan kanker dan leukemia," tutur salah satu pendemo, Handi M Uddin.Dijelaskannya, karena proyeknya masih dalam tahap pengerjaan, warga menawarkan pemindahan lokasi menara. Kalau memungkinkan, menara bisa dibelokkan ke areal persawahan yang berada di pinggir dukuh.Ketika tiba di lokasi, pendemo langsung menggelar poster dan duduk-duduk secara terpencar. Beberapa peserta demo berorasi dengan pengeras suara yang memekakkan telinga. Karena merasa terganggu, pejabat PLN pun menerima perwakilan pendemo.Merasa gagal bernegosiasi dengan pihak PLN, akhirnya massa memilih pulang ke Klaten. Padahal sebelumnya, mereka berencana mendatangi Kantor DPRD Jateng. Hanya perwakilan saja yang melanjutkan aksinya ke kantor dewan."PLN tidak mau tahu. Katanya, proyek SUTET itu sudah terlanjur. Mereka juga beralasan, menara yang melintas di pemukiman tidak akan membahayakan kehidupan warga," kata salah seorang pendemo jengkel sambil meninggalkan Kantor PLN.
(nrl/)











































