Demo BBM, Mahasiswa Semarang Serahkan Bunga dan Pocong

Demo BBM, Mahasiswa Semarang Serahkan Bunga dan Pocong

- detikNews
Selasa, 04 Okt 2005 14:10 WIB
Semarang - Unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM masih berlanjut di Semarang. Sekitar 100 mahasiswa Semarang yang tergabung dalam BEM Universitas Sultan Agung menyerahkan karangan bunga dan pocong sebagai simbol matinya kepekaan pemerintah terhadap rakyat.Aksi dilakukan di Kantor Gubernur Jateng, Jl Pahlawan Semarang, Selasa (4/10/2005). Dalam aksinya, mereka membawa sejumlah poster dan pengeras suara. Sehingga suasana kantor gubernur menjadi bising.Setelah berorasi beberapa saat dan tidak ditemui gubernur, mahasiswa beralmamater warna hijau itu menyerahkan karangan bunga bertuliskan "Turut berduka, Pecat tim ekonomi SBY - JK" dan pocong kecil yang bertuliskan "Tim ekonomi SBY - JK".Ketika karangan bunga dan pocong sudah berpindah tangan dari mahasiswa ke tiga orang perwakilan dari Pemprov Jateng, peserta demo pun berteriak kegirangan. Mereka merasa aspirasinya sudah diterima Pemprov."Kenaikan BBM menjadi simbol keanarkisan pemerintah terhadap rakyatnya. Karena itu, rakyat berhak menarik suaranya pada pemilu lalu," ungkap Koordinator Aksi Fahmi Hendri.Meski kenaikan BBM diiringi turunnya dana kompensasi, lanjut Fahmi, hal itu tidak otomatis membuat rakyat senang. Dana kompensasi tidak bisa menyelesaikan permasalahan rakyat.Para mahasiswa menilai kenaikan harga BBM merupakan bukti buruknya tim ekonomi SBY - JK. "Karena itu, kami minta tim ekonomi SBY - JK dipecat. Harga BBM harus turun seperti semula," katanya.Usai membacakan pernyataan sikap, para mahasiswa menuju Kantor DPRD Jateng yang terletak di sebelah kantor gubernur. Di sana, mereka mengakhiri aksinya sekitar pukul 12.00 WIB. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads