Harga Minyak Tanah Melambung Hingga Rp 6.000 per liter
Selasa, 04 Okt 2005 13:38 WIB
Pekanbaru - Meski harga bahan bakar minyak (BBM) sudah dinaikkan, ternyata tidak menjamin ketersediaan BBM, khususnya minyak tanah. Di Provinsi Riau, warga pesisir timur Riau harus merogoh kocek lebih, sebab harga minyak tanah di tingkat eceran mencapai Rp 6.000 per liter.Berdasarkan informasi yang dikumpulkan detikcom, Selasa (4/10/2005), tingginya harga minyak di wilayah pesisir, tepatnya di Kecamatan Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau ini disebabkan kelangkaan minyak di daerah tersebut. Bahkan di beberapa daerah terisolir harga minyak tanah mencapai Rp 7.000 per liter.Jika di pesisir, harga minyak tanah melambung, di kota Pekanbaru, ibukota Riau, harga minyak tanah di tingkat pangkalan mencapai Rp 3.000 hingga Rp 3.500. Sementara di tingkat eceran, harganya bisa mencapai Rp 4.000. Harga yang sama juga terjadi di kota Bagansiapi-api.Perbedaan harga mencolok ini terjadi karena pemerintah provinsi Riau hingga saat ini belum menentukan harga tertinggi minyak tanah di tingkat pangkalan. Hal ini menyebabkan harga minyak tanah di satu daerah dengan daerah lain berbeda.Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Andreas Heri Kauripan mengatakan, jajaran pemerintah Riau harus secepatnya menentukan harga baku. "Kalau tidak maka situasi ini akan dimanfaatkan para pedagang minyak tanah untuk menjual harga tertinggi. Bahkan nanti harga bisa mencapai Rp 6.000 sampai Rp 7.000 per liter," kata Heri.
(jon/)











































