Menjelang 1 Ramadan, Hawa Puasa di Jakarta Sudah Terasa
Selasa, 04 Okt 2005 12:39 WIB
Jakarta - Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1426 H atau awal puasa, jatuh pada Rabu (5/10/2005). Namun hawa puasa di Jakarta sudah terasa Selasa (4/10/2005). Para ibu sibuk mempersiapkan makan sahur Rabu dinihari besok. "Saya pesen sama pembantu saya agar belanja semur-semuran untuk sahur nanti," kata Ny Tono, warga Cimanggis, Depok. Di lingkungan kantoran, hawa puasa itu terasa dengan kerja agak ogah-ogahan dibandingkan hari-hari sebelumnya. "Maunya pengin pulang cepet. Apalagi kerjaan kok juga biasa-biasa saja, tidak seperti biasanya," kata Ifa, seorang karyawati sebuah perusahaan swasta di Jalan Sudirman.Suasana puasa itu juga disumbang liburnya sebagian besar siswa TK hingga SMA sejak Senin kemarin. Libur itu rutin digelar pada bulan puasa. Karena banyak siswa libur, tak urung jalanan pun tak sepadat biasanya.Banyak juga yang menyambut puasa dengan berjalan-jalan ke mal atau makan enak di siang hari. "Ini kan hari terakhir makan siang, besok tidak bisa lagi," kilah Ayu, seorang pelajar.Sejumlah perkantoran juga memasang pengumuman pengubahan jam kerja mulai besok. Ada yang mengubah jam kerja mulai pukul 08.00 hingga 16.30 WIB, sebelumnya 08.30-17.30 WIB. Ada juga yang mengurangi jam kerja sekitar sejam, dengan jadwal 09.00-16.00 WIB.Sementara, banyak kantin dan warteg yang tutup karena tenaga kerjanya memilih menyambut Ramadan di kampung halamannya.
(nrl/)











































