Antisipasi Demo, Pengamanan di Gedung DPR Diperketat

Antisipasi Demo, Pengamanan di Gedung DPR Diperketat

- detikNews
Selasa, 04 Okt 2005 11:12 WIB
Jakarta - Setelah mereda sejenak, demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali bergulir. Bahkan ada isu para demonstran akan menduduki Gedung DPR/MPR. Untuk mengantisipasinya, pengamanan di gedung para wakil rakyat berkantor itu diperketat.Pengamanan dilakukan oleh puluhan polisi. Sekitar 30 polisi berjaga di pintu gerbang belakang Gedung DPR/MPR, Jl. Gelora, Senayan, Jakarta. Polisi dalam jumlah lebih besar berjaga di pintu gerbang utama Gedung DPR/MPR, Jl. Gatot Soebroto, Senayan, Jakarta.Seorang petugas keamanan dalam (Pamdal) Gedung DPR/MPR membenarkan bahwa pengamanan hari ini lebih ketat dibandingkan hari-hari biasa. "Iya, mas. Lebih ketat," kata pamdal yang tidak bersedia disebut namanya itu kepada detikcom, Selasa (4/10/2005).Selain polisi yang berjaga-jaga di pintu gerbang, antipasi untuk mengamankan Gedung DPR/MPR juga terlihat dari dipasangnya tenda-tenda untuk aparat keamanan. Tenda-tenda itu dipasang di sekitar pos keamanan, di dekat pintu gerbang utama.Ancaman pendudukan disampaikan sekelompok massa yang membagikan selebaran di kompleks DPR/MPR, Senin (3/10/2005) kemarin. Mereka membagikan selebaran yang menginformasikan akan digelarnya demo besar-besaran menentang kenaikan harga BBM pada hari Selasa ini."Kami akan menggelar demo besar-besaran dan menduduki DPR. Kami akan tetap di DPR sampai DPR membuat keputusan politik untuk membatalkan kenaikan harga BBM," begitu ancaman seorang pembawa selebaran.Namun hingga berita ini dilaporkan sekitar pukul 11.00 WIB, belum ada tanda-tanda kedatangan massa ke Gedung DPR/MPR. Baik itu dalam bentuk kelompok-kelompok kecil, apalagi gelombang massa besar-besaran. (gtp/)


Berita Terkait