DetikNews
Jumat 10 Mei 2019, 19:32 WIB

Penumpang Keluhkan Jenazah Ayah 'Telat' Mendarat, Lion Air Beri Penjelasan

Indah Mutiara Kami - detikNews
Penumpang Keluhkan Jenazah Ayah Telat Mendarat, Lion Air Beri Penjelasan Ilustrasi (Foto: dok. Lion Air Group)
Jakarta - Seorang penumpang Lion Air mengeluh jenazah ayahnya terlambat tiba di Ambon dan menuliskan ceritanya di media sosial. Lion Air lalu memberi klarifikasi terkait penanganan jenazah tersebut.

Berdasarkan cerita di media sosial, penumpang tersebut mengaku terbang dengan rute Alor-Kupang-Surabaya-Makassar-Ambon bersama jenazah ayahnya. Ketika tiba di Ambon, ternyata jenazah ayahnya belum tiba dan masih di Surabaya. Akibatnya, rencana pelepasan jenazah sang ayah tertunda.

Lion Air kemudian memberikan penjelasan terkait masalah ini. Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menegaskan penerbangan rute Alor ke Ambon pada Selasa (7/5) dalam layanan pengangkutan tiga penumpang sebagai pengantar dan satu jenazah sudah dijalankan berdasarkan standard operating procedure serta prinsip penerimaan kargo HUM (human remains).



Danang mengatakan rute penerbangan tiga penumpang adalah Alor-Kupang-Surabaya-Makassar-Ambon. Sedangkan rute penerbangan HUM (jenazah) adalah Alor-Kupang-Surabaya-Ambon.

"Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sektor perjalanan: HUM dari Surabaya ke Ambon diterbangkan langsung (direct flight), sedangkan tiga penumpang dari Surabaya transit Makassar selanjutnya terbang ke Ambon," jelas Danang dalam keterangan tertulis, Jumat (10/5/2019).

Tiga penumpang dan jenazah sama-sama terbang dari Alor ke Kupang dengan pesawat Wings Air IQ-1942. Jenazah kemudian dipindahkan ke pesawat Lion Air JT-693 yang berangkat tepat waktu pada 15.05 Wita dari Kupang ke Surabaya. Pesawat mendarat pukul 16.05 WIB.



Tiga penumpang dari Surabaya terbang ke Makassar dengan Lion Air nomor JT-880 pukul 22.25 WIB. Setibanya di Makassar pada Rabu (8/5) pukul 00.55 Wita, penumpang dimaksud kemudian melanjutkan penerbangan dari Makassar pada pukul 03.42 Wita tujuan Ambon bernomor penerbangan sama. Pesawat tiba di Ambon pada 06.04 WIT.

"Sedangkan untuk penanganan HUM memiliki waktu keberangkatan di hari berikutnya (8/5) yang dilayani penerbangan langsung Batik Air ID-6174. Pesawat dari Surabaya lepas landas pukul 07.34 WIB dan mendarat di Ambon pada 11.50 WIT," papar Danang.

Danang mengatakan Lion Air Group saat ini masih mengumpulkan data dan informasi yang disampaikan berbagai pihak terkait untuk dipelajari lebih lanjut.
(imk/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed