Jika Tol Merak Macet Parah, Pemudik Dialihkan ke Jalur Alternatif

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 10 Mei 2019 14:14 WIB
Foto: Polisi akan mengeluarkan pengendara di Tol Merak jika terjadi kemacetan panjang saat mudik (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Cilegon - Polisi akan mengeluarkan pengendara di Tol Merak jika terjadi kemacetan panjang saat mudik. Jalur alternatif itu menambah jarak tempuh sekitar 6 km.

Rencana itu dipaparkan Dirlantas Polda Banten Kombes Wibowo kepada Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri. Diprediksi, puncak arus mudik terjadi pada 31 Mei 2019 sampai 2 Juni 2019.


Wibowo menambahkan pihaknya juga akan memberlakukan jalur satu arah (one way) jika terjadi kemacetan dari Gerbang Tol Merak sampai KM 95.

"Puncak mudik nanti, akan kami keluarkan seluruhnya. Tidak ada kendaraan dari Merak melalui Gerbang Tol Merak," ucap Wibowo dalam penjelasannya kepada Refdi di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Jumat (10/5/2019).

Selain itu, jika kemacetan lebih dari KM 94, maka akan dilakukan juga pengalihan kendaraan. Kendaraan akan dikeluarkan di Gerbang Tol Cilegon Barat.

"Kendaraan menuju Merak akan kami keluarkan melalui KM 94. Akan dialihkan ke jalur alternatif. Ini menambah jarak sekitar 6 km," ucap Wibowo.


Setelah mendengar pemaparan dari Wibowo, Refdi yang sedang mengecek jalur mudik Sumatera, menyebut polisi telah siap untuk antisipasi mudik 2019.

"Tadi dijelaskan oleh Dirlantas (Polda Banten) bahwa tol paling ujung KM 98. Mana kala ada antrean sampai KM 95 atau 94 akan dilakukan rekayasa. Demikian juga kalau ada KM 87 dan seterusnya, akan lebih kuat lagi dilakukan rekayasanya," ucap Refdi.

Jalur alternatif yang disediakan pun dinilai cukup memadai. Sehingga, diharapkan tidak terjadi kemacetan panjang di Pelabuhan Merak.

"Saya kira jalur-jalur alternatif yang disampaikan cukup memadai untuk pergerakan kendaraan yang kita alihkan menuju Pelabuhan Merak," ucap Refdi.



Simak Juga 'Jokowi Pede Trans Jawa dan Trans Sumatera Mudahkan Arus Mudik':

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/jbr)