detikNews
Jumat 10 Mei 2019, 13:01 WIB

Anies Janji Tegakkan Aturan soal Perhimpunan Pemilik-Penghuni Rusun

Faiq Hidayat - detikNews
Anies Janji Tegakkan Aturan soal Perhimpunan Pemilik-Penghuni Rusun Anies Baswedan (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Anies Baswedan berjanji akan menegakkan aturan soal Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS). Pemprov DKI akan memberikan sanksi bagi P3SRS yang melanggar aturan.

"Kita akan beri sanksi, jelas di dalam aturan itu, Pemprov DKI akan memberikan sanksi dan akan kita laksanakan," kata Anies di gedung PKK Melati Jaya, Jalan Kebagusan Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019).

Pembentukan P3SRS merujuk pada Peraturan Gubernur DKI No 132 Tahun 2018 tentang Pembinaan Pengelolaan Rumah Susun Milik. Pergub itu dibuat oleh Anies Baswedan untuk menertibkan pemilik apartemen yang nakal.



Tujuan aturan itu juga untuk menyelesaikan masalah konflik antara penghuni dan pengembang di apartemen. Ketika itu, Anies menerima keluhan dari warga yang mengaku diperlakukan tidak baik oleh pengembang.

Menurut Anies, masalah P3SRS harus segera dituntaskan di DKI. Di Jakarta, banyak yang membutuhkan rumah susun (rusun) sebagai tempat tinggal.

"Artinya, kita ingin orang yang tinggal di rumah susun itu puas, sehingga lebih banyak lagi orang yang mau tinggal di rumah susun. Kenyataannya sekarang mereka yang tinggal di rumah susun tidak merasakan adanya keadilan, tidak merasakan adanya kenyamanan, yang tinggal di rumah susun tidak merasakan adanya keadilan, kenyamanan," ucap Anies.

"Oleh karena itu, kalau tanya pada pemilik rumah susun apakah mereka merekomendasikan orang tinggal di rumah susun seperti mereka, banyak yang tidak merekomendasikan, nggak usah saja, di sini susah dan lain-lain," lanjut dia.



Anies mengatakan Pemprov DKI mempunyai kepentingan untuk warganya senang dan puas tinggal di rusun atau apartemen. Oleh sebab itu, aturan harus ditegakkan agar para pengelola mampu menjamin kepuasan penghuni rusun dan apartemen.

"Artinya, mereka yang selama ini mengelola itu dengan kontrolnya sendiri harus melepaskan kepada warga, tetapi ingat jangka panjang mereka bisa membangun lebih banyak rumah susun karena orang mau tinggal di rumah susun. Hari ini membangun belum tentu orang mau tinggal di rumah susun karena tingkat kepuasannya rendah," tutur dia.


Simak Juga 'Cakep! 3 Rusun Nempel Stasiun Segera Hadir di Tangerang':

[Gambas:Video 20detik]


(fai/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com