Pengamanan Hotel dan Kedubes di Jakarta Makin Diperketat
Senin, 03 Okt 2005 20:27 WIB
Jakarta - Pasca Bom Bali II, penjagaan hotel-hotel dan kantor Kedutaan Besar (Kedubes) di Jakarta meningkat. Pemeriksaan berlangsung ketat dan berlapis. Personel keamanan pun ditambah. Hotel Grand Hyatt yang terletak di bilangan Jl. Thamrin, Jakarta misalnya. Para petugas keamanan tampak memperketat pemeriksaan mobil-mobil yang memasuki area hotel. Dari arah pintu masuk depan, terdapat empat orang yang memeriksa setiap mobil yang datang. Setiap pintu mobil dibuka, tidak hanya bagasi. Berdasarkan pemantauan detikcom, Senin (3/10/2005), pada pukul 13.00 WIB, tampak antrean mobil-mobil yang masuk ke hotel berbintang itu. Ini akibat pemeriksaan petugas keamanan yang cukup menyita waktu. Plaza Indonesia yang berlokasi di dekat Grand Hyatt juga sama. Aparat memperketat penjagaan dengan menempatkan satu orang personel polisi yang membawa senjata di setiap pintu pengambilan karcis. Tiga pintu masuk Plaza Indonesia dijaga ketat dengan alat deteksi. Penjaga memeriksa setiap barang bawaan pengunjung.Hal yang sama juga terjadi di Kedutaan Besar Jepang yang terletak tepat di sebelah Hotel Grand Hyatt. "Penjagaan memang dari dulu sudah ketat, setiap siang ada 21 penjaga dan dua orang polisi yang bertugas, kalau malam ada 6 orang penjaga dan dua polisi," kata Suratno, salah seorang petugas security. Keadaan Kedutaan Besar Jepang selama sehari ini terlihat lengang, hanya terdapat beberapa orang yang sedang mengantre mengurus visa. Di depan pintu masuk yang menghadap ke Jl. Thamrin diblokir pembatas plastik. Mobil tidak diperbolehkan parkir ataupun berhenti untuk waktu yang lama di depan pintu masuk. Lima orang berseragam hijau tampak berjaga-jaga. Personel lain ditempatkan di belakang dan kedua sisi gedung.Hotel Nikko yang terletak di seberang Hotel Grand Hyatt juga juga tampak ketat penjagaannya. Pemeriksaan ketat dilakukan terhadap kendaraan yang memasuki area hotel, mulai dari bagasi mobil, pintu penumpang bagian depan dan bagian belakang. "Peningkatan dua kali lipat dilakukan, penjagaan dibagi di dua sayap bagian hotel dan kantor," kata Eko, salah satu petugas keamanan saat ditemui detikcom Senin (03/09/2005). Sayap bagian hotel hanya dibuka untuk satu jalur mobil saja dengan dijaga dua penjaga. Seluruh jalur keluar dialihkan ke pintu gedung bagian perkantoran.
(asy/)











































