Menkes: Mutasi Virus Flu Burung Belum Bisa Digeneralisir

Menkes: Mutasi Virus Flu Burung Belum Bisa Digeneralisir

- detikNews
Senin, 03 Okt 2005 19:29 WIB
Jakarta - CA Nidom, Ahli Biologi Molekuler Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur, menemukan virus flu burung (H5N1) pada unggas dan babi telah bermutasi. Namun temuan tersebut belum bisa digeneralisir untuk unggas dan babi di daerah lain.Demikian disampaikan oleh Menkes Siti Fadilah Supari kepada detikcom di kantor Depkes, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (3/10/2005), menanggapi hasil temuan CA Nidom.Menurut Menkes, mutasi pada virus merupakan sebuah fenomena. Dijelaskannya, virus flu di dunia ada dalam banyak varian, yang menjadi masalah adalah mencari vaksin yang cocok untuk semua jenis flu."Dokter Nidom harus menjelaskan lebih jauh tentang hasil temuannya. Kalau terjadi pada ayam, ayam daerah mana, dan apakah mutasi virus H5N1 itu juga terjadi di daerah lain," terang Menkes.Ketika disinggung apakah mutasi tersebut akan menghambat vaksinisasi pada unggas, Menkes menyatakan bahwa hal itu juga perlu ada penelitian lebih lanjut."Tidak salah kalau Nidom mengatakan telah terjadi mutasi, tapi apakah hal ini akan membuat vaksin yang ada menjadi tidak efisien, maka hal itulah yang harus diteliti lebih lanjut," tandas Menkes. (san/)



Berita Terkait