Angkot di Pekanbaru Mogok Lagi

Angkot di Pekanbaru Mogok Lagi

- detikNews
Senin, 03 Okt 2005 18:27 WIB
Pekanbaru - Ratusan angkutan kota (angkot) di Pekanbaru kembali tidak beroperasi. Para sopirnya memilih mogok kerja sebagai respons atas kenaikan harga BBM. Mereka menuntut tarif angkot dinaikkan 100 persen. Akhir pekan lalu, ratusan sopir angkot dan bus kota di Pekanbaru melakukan aksi mogok. Tapi aksi itu segera berakhir, karena kantor pemerintah libur. Kini, Senin (3/10/2005) ratusan sopir angkot kembali melakukan aksi yang sama. Mereka memilih mogok karena belum ada tarif baru dari Pemerintah Kota Pekanbaru. Ratusan sopir angkot jurusan Tangkerang-Pasar Pusat ini memarkirkan kendaraannya di depan kantor Walikota Pekanbaru, Jl. Sudirman, Pekanbaru. Mogok operasi ini mereka gelar sejak pukul 10.00 WIB hingga sore hari. Para sopir angkot menyatakan, pada awal bulan ini, Pemkot lewat Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, sudah mengeluarkan tarif baru sementara. Untuk angkot, dari Rp 1.000 naik menjadi Rp 1.500, sedangkan bus kota, dari Rp 1.500 menjadi Rp 2.000."Tapi kenaikan ini tidak sebanding dengan naiknya harga BBM. Karena itu kami meminta walikota untuk menaikkan tarif angkot seratus persen atau tarif sekali jalan menjadi Rp 2.000," kata Anton Simanungkalit, sopir angkot Tangkerang kepada detikcom.Untuk menggolkan tuntutannya, para sopir angkot melakukan perundingan di kantor Walikota bersama Dinas Perhubungan untuk membahas tarif angkot tersebut. Mogoknya sopir angkot itu mengakibatkan ribuan penumpang yang terlantar. Di sejumlah pusat perbelanjaan, terlihat ratusan orang menunggu angkot yang tak kunjung datang. Anak-anak sekolah juga harus rela berjalan kaki menuju rumahnya masing-masing. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads