Shery Pasrah Saksikan Pemakaman Ortunya di Layar Kaca

Shery Pasrah Saksikan Pemakaman Ortunya di Layar Kaca

- detikNews
Senin, 03 Okt 2005 17:44 WIB
Shery Pasrah Saksikan Pemakaman Ortunya di Layar Kaca
Jakarta - Tergolek tak berdaya di rumah sakit membuat Shery (28) tidak bisa menghadiri pemakaman kedua orangtuanya. Dia hanya bisa menyaksikannya di layar kaca."Siapa yang menyangka, biasanya saya lihat teror di TV. Sekarang saya menyaksikan pemakaman papa dan mama yang jadi korban teror lewat TV," ujar Shery lirih saat dihubungi detikcom melalui telepon, Senin (3/10/2005).Shery juga menjadi korban teror yang tidak disangka-sangkanya itu. Di dada Shery menancap serpihan bom yang tembus ke bagian paru-paru."Setelah dioperasi, kondisi saya sudah mulai membaik, sudah bisa ngobrol. Senang rasanya ditelepon sahabat dan keluarga. Semua pada menguatkan saya," kata Shery yang suaranya terdengar tegar dan tabah.Tidak hanya kehilangan kedua orangtuanya, suami Shery, Riza Suryo (30), juga menjadi korban ledakan bom ketika mereka sedang bersantap malam di Kafe Nyoman, Jimbaran, Bali, Sabtu 1 Oktober.Riza terkena serpihan bom di punggung belakang dan tangannya patah. Riza sempat kritis dan masuk ruang ICU. Namun kini kondisi Riza membaik dan sudah keluar dari ruang ICU. Shery dan Riza dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali.Untungnya, 2 putra Shery-Riza, yakni Mirza (4) dan Aulia (2), lolos dari aksi tidak berperikemanusiaan itu. Sesaat sebelum bom meledak, Mirza dan Aulia sudah selesai makan dan dibawa keluar dari kafe oleh Eni (16), baby sitter. Kini Mirza dan Aulia masih berada di Bali dalam penanganan keluarga Shery-Riza.Sementara kedua orangtua Shery adalah Darmawan (71) dan Mintarsah (56) yang tinggal di Cilandak, Jakarta Selatan. Keduanya sedang berlibur di Bali sejak 22 September.Mintarsah meninggal seketika di lokasi ledakan, sedangkan Darmawan meninggal di rumah sakit sehari setelah ledakan. Keduanya dimakamkan berdampingan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Senin 3 Oktober."Padahal saya sering memperingatkan orang lain akan adanya aksi teror. Nggak nyangka kini terjadi pada diri saya sendiri dan keluarga saya. Apalagi sampai menyaksikan kisah keluarga saya sendiri di TV," ucap Shery pasrah. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads