Pascabom Bali II, Malaysia Tingkatkan Keamanan
Senin, 03 Okt 2005 17:32 WIB
Jakarta - Serangan bom Bali II membuat negara tetangga waspada. Malaysia pun meningkatkan keamanan di kedutaan-kedutaan asing dan tempat wisata menyusul ledakan yang menewaskan 22 orang tersebut."Kami mengambil langkah-langkah untuk mencegah insiden serupa terjadi di sini," ujar Deputi Kepala Kepolisian Malaysia Musa Hassan seperti dikutip kantor berita resmi Malaysia, Bernama, Senin (3/10/2005).Dikatakan Musa, kepolisian Malaysia juga akan meningkatkan pertukaran informasi intelijen dengan Indonesia. Ini sebagai upaya untuk menangkap dua militan Malaysia, Azahari Husin dan Noordin Mohammad Top yang diduga mendalangi serangan bom Bali II di Jimbaran dan Kuta."Penyelidikan masih berlangsung dan kami yakin akan menemukan mereka," tegas Musa.Sebelumnya Menlu Malaysia Syed Hamid Albar mengatakan bahwa bom Bali II menekankan perlunya kerja sama yang lebih erat antara negara-negara ASEAN dalam memerangi terorisme. Syed Hamid juga mengimbuhkan bahwa pemerintah Malaysia bersedia bekerja sama dengan Indonesia jika para pelakunya diketahui berada di negeri jiran itu. "Jika orang-orang ini berada di dalam negara kami, kami tidak keberatan untuk bekerja sama dengan Indonesia. Masalahnya, saya pikir, orang-orang ini sepertinya berada di Indonesia," tutur petinggi Malaysia itu.
(ita/)











































