detikNews
Rabu 08 Mei 2019, 16:55 WIB

Belum Ada Kesimpulan, Penyakit yang Tewaskan 3 Warga Jeneponto Masih Misterius

Reinhard Soplantila - detikNews
Belum Ada Kesimpulan, Penyakit yang Tewaskan 3 Warga Jeneponto Masih Misterius Foto: Ahli dari Puslitbang Unhas Isra Wahid. (Reinhard-detikcom)
Makassar - 'Penyakit misterius' yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan puluhan lainnya sakit di Desa Garonggong, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih diselidiki. Hingga kini belum diketahui penyakit tersebut disebabkan oleh virus ataupun bakteri.

"Ini kita berpikir ada penyakit virus tidak diketahui atau penyakit bakteri yang mengarah ke situ yaitu leptospira atau ada juga penyakit virus mirip leptospira seperti hantavirus yang ditularkan oleh tikus," ujar ahli dari Puslitbang Unhas, Isra Wahid, usai menggelar pertemuan dengan pihak Dinkes Sulsel, Rabu (8/5/2019).


Sedangkan dari hasil pemeriksaan sampel darah, kemungkinan penyakit ini berasal dari virus yang dibawa oleh serangga diketahui negatif. Hingga kini pihak ahli dan pakar belum dapat menyimpulkan jenis penyakit misterius tersebut.

"Kalau virus lain bisa ditularkan serangga, seperti DBD, cikungunya, dan zika itu oleh nyamuk, nah sekarang kita belum jelas karena dari sampel untuk penyakit itu negatif hasil pemeriksaan, untuk leptospira juga negatif walau tadi ada dokter ahli penyakit dalam tadi yang menyebut ini kemungkinan dari klinis mirip ke leptospira tapi karena belum ada bukti kita belum bisa mengambil kesimpulan," ujarnya.

Pembahasan terkait penyakit misterius ini digelar oleh Dinkes Sulsel bersama Kemenkes RI, pakar, ahli juga lembaga terkait di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, siang tadi.

Untuk mengatasi kebuntuan itu, rencananya tim gabungan ini akan kembali ke Jeneponto pada Kamis (9/5) besok untuk melakukan penyelidikan ulang.

"Makanya tim gabungan akan turun bersama besok untuk melihat ulang lokasi itu dan mendapat spesimen untuk diperiksa secara komprensif tidak hanya di Makassar bisa dirujuk ke tempat lain," tuturnya.


Penyakit misterius ini menyerang hingga hampir 70 orang di Jeneponto mulai dari sekitar pertengahan bulan Maret lalu. Penderitanya mengalami gejala, demam, sakit kepala, sakit perut dan nyeri persendian.

Para warga yang menderita sakit itu kini telah mendapatkan perawatan medis di beberapa RS di Kabupaten Takalar, Sulsel. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak medis di RS Takalar, penyakit ini diidentifikasi mirip dengan gejala tipus (Thypoid).

"Perkembangan di sana Alhamdulillah sudah banyak yang sembuh dan kembali (rumah), dari 70-an pasien. Gejalanya mirip thypoid dan penanganan saat ini dilakukan seperti itu, Alhamdulillah sudah banyak sembuh," jelas kata Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (7/5).
(idh/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed