Peternak Ayam Suspect Flu Burung Meninggal di RSPI

Peternak Ayam Suspect Flu Burung Meninggal di RSPI

- detikNews
Senin, 03 Okt 2005 15:09 WIB
Jakarta - Sudarmaji (68), penderita suspect flu burung akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RSPI Sulianti Saroso. Pemilik peternakan ayam di Bogor itu meninggal pada Minggu 2 Oktober pukul 09.20 WIB."Kemungkinan besar karena pneumonia berat (paru-paru akut) yang dideritanya. Tapi perlakuan terhadap jenazahnya sama seperti pasien flu burung," kata Kepala Informasi dan Surveillance KLB Flu Burung RSPI Sulianti Saroso di kantornya, Jalan Sunter Baru, Jakarta, Senin (3/10/2005).Sudarmaji dirawat di RSPI sejak 30 September. Ia diduga menderita suspect flu burung setelah mengalami panas tinggi dan sesak nafas selama dua hari berturut-turut.Warga Kota Bambu Utara III, Tanah Abang, Petamburan itu memiliki peternakan ayam di Bogor. Ia biasa menengok ayam peliharaannya itu seminggu sekali. Selain memiliki peternakan, Sudarmaji juga seorang perokok berat.22 PasienSaat ini RSPI merawat 22 pasien suspect flu burung. Sebanyak 11 orang dirawat di ruang Cempaka, 9 orang di ruang Mawar, dan dua orang di ruang ICU. Dua orang yang dirawat di ICU adalah Mutiara Gayatri (7) yang positif menderita flu burung dan Hendrawati (38). Saat ini Hendrawati masih menggunakan alat bantu pernafasan.Kondisi seluruh pasien masih dianggap stabil, kecuali Subekti Ari (1 tahun 2 bulan) yang kembali panas tinggi. Subekti dirawat di ruang Mawar bersama dengan ibunya, Ny Erwin Mujirahayu yang juga penderita suspect flu burung. Sedangkan pasien terakhir yang masuk pada 1 Oktober lalu adalah Naswan (10). Warga Jalan Madrasah No. 9, RT 008/RW 009, Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo, Jaktim, yang mengalami demam tinggi dan batuk-batuk selama empat hari ini sempat berkunjung ke Kebun Binatang Ragunan pada 18 September.Selain Naswan, di hari yang sama juga masuk Hari Ramadhan (22). Sekitar 30 meter dari kediaman warga Jalan Cipinang Tengah No. 33, Jakarta Timur, ini ada sebuah peternakan. Hari dirujuk dari RS Budhi Asih, Jakarta Timur. (umi/)


Berita Terkait