Pendukung Bung Karno Demo Tolak Kenaikan BBM

Pendukung Bung Karno Demo Tolak Kenaikan BBM

- detikNews
Senin, 03 Okt 2005 13:59 WIB
Yogyakarta - Sekitar 500 orang dari Partai Pelopor Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia (P3KBI) demo menolak kenaikan BBM. Mereka mengingatkan keputusan pemerintahan SBY menaikkan harga BBM 1 Okober 2005 itu seperti peristiwa Gerakan 1 Oktober 1965, yakni pembantaian rakyat secara pelan-pelan.Hal itu dikatakan oleh Presiden P3KBI, M. Arif Kusno Saputro saat berorasi di depan pintu gerbang Istana Negara Gedung Agung di Jl Ahmad Yani Yogyakarta, Senin (3/10/2005)."Peristiwa Gestapu, Gestok atau Gerakan 1 Oktober 1965 mengakibatkan rakyat yang tak tahu-menahu terbantai besar-besaran dan saat ini terulang lagi dengan gebrakan 1 Oktober 2005 denga naiknya BBM, rakyat juga terbantai pelan-pelan dan itu keputusan yang arogan," kata Arif Kusno berapi-api.Kusno juga mengultimatum pemerintah dengan memberi waktu 1x 24 jam terhitung mulai hari ini untuk segera membatalkan keputusan tersebut. Apabila ultmatum itu tidak diindahkan pihaknya akan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi untuk menyatakan menolak kenaikan BBM serta menggelar pengadilan rakyat untuk mengadili para koruptor.Arif Kusno yang dipercaya oleh massanya sebagai titisan Bung Karno itu berpidato dengan berapi-api layaknya seorang orator ulung. Pakaian yang dikenakannya juga dibuat mirip seperti Soekarno dengan mengenakan peci hitam, kacamata hitam, stelan jas dan membawa tongkat komando. Bahkan saat berorasi beberapa orang sempat berteriak berkali-kali, "hidup Bung Karno!"Aksi yang digelar P3KBI itu diawali dari Tugu Yogyakarta dilanjutkan longmarch melewati Jl Mangkubumi, Jl Malioboro dan berakhir di Gedung Agung. Massa yang ikut demo itu sebagian besar adalah para petani dari Yogyakarta, Klaten, Magelang, Temanggung, Surakarta dll. Saat mengikuti aksi mereka juga mengenakan seragam partai mereka yakni jas merah, celana panjang putih serta peci hitam untuk pria.Sedangkan peserta wanita mengenakan kebaya atau pakaian muslim warna merah pula. Sedangkan di lengan kana terdapat bordiran bergambar rantai melingkar lambang partai.Pada saat longmarch, massa berjalan tertib membentuk barisan memanjang sepanjang 200-an meter. Di bagian depan terdapat beberapa orang membawa membawa bendera merah putih, bendera partai serta replika peti mati berisi mayat bertuliskan DPR/MPR. Puluhan poster yang dibawa di antaranya bertuliskan 'BBM ganti rego (harga) rakyate sengsara, BBM naik SBY turun, BBM naik susu tak terbeli, Pertamina = tikus koruptor.' (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads