Setahun Kinerja
DPR Gagal Penuhi Harapan Rakyat
Senin, 03 Okt 2005 13:37 WIB
Jakarta - Dalam periode setahun, DPR cuma menghasilkan 10 UU. Fungsi anggaran DPR dinilai lemah, dan fungsi pengawasan pun tidak berjalan efektif.Penilaian setahun kinerja DPR ini disampaikan Direktur Forum Masyarakat pemantau Parlemen Indonesia (Formappi), Tomi Legowo di Sekretariat Formappi, Jalan Matraman, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2005).Fungsi legislasi DPR sangat buruk. "Buktinya dalam setahun, baru 10 UU yang dihasilkan. Ini baru 18 persen dari dari target satu tahun yakni 55 UU," kata Tomi.Tomi menilai fungsi anggaran DPR lemah karena DPR tidak berdaya terhadap kebijakan pemerintah. Sedangkan, fungsi pengawasan DPR juga dinilai tidak efektif karena dari sekian banyak pertemuan dari mitra kerja atau pemerintah tidak ada tindak lanjut secara serius untuk menuntaskan pengawasan DPR terhadap pemerintah.Dia menambahkan, beberapa perilaku yang merusak citra DPR antara lain konflik perebutan kekuasaan pimpinan dewan dan pimpinan komisi, indikasi percaloan, mark up perjalanan dinas, serta dugaan korupsi."Sejak dibentuk DPR tidak pernah menyampaikan kabar baik kepada rakyat," ujar Tomi.
(aan/)











































