detikNews
Selasa 07 Mei 2019, 12:54 WIB

Ramadhan Warga Indonesia di Ethiopia

Fitraya Ramadhanny - detikNews
Ramadhan Warga Indonesia di Ethiopia Tarawih para WNI di Ethiopia (dok KBRI Addis Ababa)
FOKUS BERITA: Mosaik Dunia Islam
Addis Ababa - Bulan suci Ramadhan disambut seluruh warga Indonesia, termasuk yang bermukim di Ethiopia. Meski jauh di Afrika, bulan puasa tetap disambut ceria.

Bagaimana masyarakat Muslim Indonesia di Addis Ababa, Ethiopia menunaikan ibadah Ramadhan? Tentu menarik untuk diketahui. Sebab, di kota berpenduduk 3,5 juta jiwa dengan ketinggian 2.200 mdpl dan berudara dingin sejuk itu, tidak banyak bermukim masyarakat muslim Indonesia.

Dalam rilis yang diterima detikcom dari KBRI Addis Ababa, malam pertama salat tarawih diselenggarakan di Wisma Indonesia, kediaman resmi Duta Besar RI di Addis Ababa, pada Minggu (5/5) diikuti sekitar 25 orang. Yang sangat menarik, salat tarawih tersebut diramaikan oleh anak-anak dan remaja Indonesia.

"Kehadiran remaja Indonesia itu menambah semarak penyelenggaraan salat tarawih masyarakat Indonesia di Wisma Indonesia, Addis Ababa. Mereka kelihatan sangat ceria dan senang sekali menunaikan salat," kata Al Busyra Basnur, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika.

Hadir juga pada salat tarawih itu antara lain Adrianto Yuliar Salam Deputi General Manager PT Indofood Ethiopia, Taryat Suratman General Manager Peace Success Industry Plc sister company PT Sinar Antjol, Edo Mahendra dari UNECA, Agung Wibowo Production Director TAL Garment Manufacturing dan Arwin Ludiansyah Manajer Area H&M Ethiopia.

Ramadhan Warga Indonesia di EthiopiaBuka puasa bersama di KBRI Addis Ababa (dok KBRI Addis Ababa)

Koordinator kegiatan bulan Ramadhan 2019 masyarakat Indonesia di Addis Ababa, Iman Rokhadi mengatakan bahwa salat tarawih bagi masyarakat muslim Indonesia diselenggarakan di Wisma Indonesia setiap akhir minggu selama bulan Ramadhan. Setelah salat, dilanjutkan dengan ceramah agama. Sementara itu, Salat Idul Fitri akan diselenggarakan di KBRI Addis Ababa.

"Salat Idul Fitri akan dihadiri oleh masyarakat muslim Indonesia di Ethiopia, tidak hanya yang berada di Addis Ababa, juga dari luar kota Addis Ababa," kata Imam Rokhadi, pejabat Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Addis Ababa.

Masyarakat Indonesia di Ethiopia berjumlah sekitar 200 orang. Sebagian besar bermukim di Kota Hawassa, sekitar 280 km selatan Kota Addis Ababa. Mereka bekerja di beberapa perusahaan Indonesia di Hawassa Industrial Park.

Penduduk Ethiopia berjumlah 108 juta orang, kedua terbesar di Afrika, mayoritas beragama Christen Ortodox (43,5 %), Islam (33,9 %), Protestan (18,6 %) dan lainnya kepercayaan tradisional.

Belum lama ini, ketika bertemu dengan para tokoh Islam di Ethiopia, Perdana Menteri Abiy Ahmed mengatakan bahwa masyarakat muslim yang kuat di Ethiopia merupakan fondasi bagi persatuan dan kesatuan bangsa Ethiopia. Setahun masa kepemimpinan PM Abiy Ahmed, Ethiopia menjalani reformasi yang begitu cepat di berbagai bidang.
(fay/msl)
FOKUS BERITA: Mosaik Dunia Islam
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com