Tarif Angkutan Umum di Yogya Merangkak Naik
Senin, 03 Okt 2005 12:50 WIB
Yogyakarta - Meski pemerintah belum memutuskan kenaikan tarif angkutan umum, hampir semua angkutan umum di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya sudah menaikkan ongkos. Besaran kenaikan berbeda-beda, namun berkisar antara 20-40 persen.Pantauan detikcom, Senin (3/10/2005) di Terminal Giwangan, Yogyakarta, baik bus antarkota antarprovinsi (AKAP) maupun antarkota dalam provinsi hari ini beroperasi normal. Pemogokan tidak terjadi seperti 2 hari sebelumnya, Sabtu (1/10/2005) dan Minggu (2/10/2005) yang melumpuhkan transportasi kota tersebut. Sebagai contoh tarif bus Yogya - Solo, saat ini ongkos transportasi sekali jalan jika penumpang biasanya bayar Rp 6.000 menjadi Rp 7.500. Yogya-Magelang biasanya Rp 4.000 menjadi Rp 5.000, Yogya-Purworejo dari Rp 6.000 menjadi Rp 7.500.Sedangkan untuk bus kota, tarif biasa Rp 1.200, saat ini sudah dinaikkan menjadi Rp 1.500. Untuk Yogya-Parangtritis yang sebelumnya Rp 2.500 saat ini menjadi Rp 3.500. Kemudian Yogya-Tempel, dari biasanya Rp 2.500 sekarang Rp 3.500. Sementara, bus Koperasi Pemuda yang melayani berbagai rute di Kabupaten Sleman, kenaikan tarif berkisar Ro 500 sampai Rp 1.000.Menurut pengelola Terminal Giwangan, Agung Waluyo, hari ini angkutan umum beroperasi normal dan sudah tidak ada yang mogok. "Kalau pun ada armada yang tidak jalan, bukan karena pemogokan. Bisa saja kendaraan rusak atau ada keperluan lain," kata Agung.
(jon/)











































