Round-Up

Geger Asal-usul 62 Persen Prabowo Menang

Gibran Maulana Ibrahim, Tsarina Maharani - detikNews
Selasa, 07 Mei 2019 04:01 WIB
Prabowo Subianto (Foto: Rifkianto Nugroho)


PD Tepis HNW

Ketua DPP PD Jansen Sitindaon menegaskan Partai Demokrat tak mungkin menyatakan Prabowo menang 62%. Jansen pun meminta HNW menyetel kembali video deklarasi kemenangan Prabowo.

"Aduh... dapat data dan informasi dari mana itu Pak Hidayat Nur Wahid ya? Kok malah menuduh sumber 62 persen kemenangan Pak Prabowo itu dari Demokrat? Harus kami tegaskan tidak benar sama sekali pernyataan Pak HNW itu," kata Jansen kepada wartawan, Senin (6/5/2019).

"Demokrat tidak pernah menyatakan itu. Saran kami coba Pak HNW putar ulang lagi video deklarasi kemenangan Pak Prabowo, apa ada di sana dikatakan sumbernya dari Demokrat," tegas Jansen.


Geger Asal-usul 62 Persen Prabowo MenangFoto: Jansen Sitindaon (Dok. Pribadi)


PD Jelaskan 'Survei Prabowo 62%'

Setelah pernyataan Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief soal 'setan gundul' pemasok informasi sesat Prabowo Subianto menang 62% ramai dibahas, berita soal survei internal PD tahun 2018 mendadak viral. Berita itu memuat pernyataan salah satu elite PD, yang menyebut Prabowo 62%, Jokowi 38%. Apa kata PD?

"Itu berita Agustus 2018 ya, sebelum pencapresan, di mana Demokrat membuat survei internal sebelum memutuskan berkoalisi dengan siapa. Di mana dari survei internal tersebut 62% kader menginginkan di pilpres nanti Demokrat berkoalisi dengan Pak Prabowo saja dan 38% berkeinginan Demokrat koalisi dengan Pak Jokowi," kata Jansen.



Jansen menegaskan berita itu bukanlah berita tentang survei pilpres, melainkan survei tentang keinginan kader PD saat itu untuk berkoalisi dengan Prabowo. Sebanyak 62% kader PD ingin berkoalisi dengan Prabowo, sisanya ke Jokowi.
Halaman

(imk/rvk)