Cerita Warga soal Detik-detik Penangkapan 2 Teroris di Bekasi

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 06 Mei 2019 15:10 WIB
Foto: Isal Mawardi-detikcom
Bekasi - Dua terduga teroris berinisial S dan T ditangkap di Kota Bekasi, Jawa Barat. Sebelum tertangkap, S dan T sempat kabur ke tengah-tengah pemukiman warga.

Salah seorang warga bernama Inah mengaku sempat dihampiri oleh S dan T di Gang HM Idrus 2B, Jatiasih, Bekasi pada Minggu (5/5) sekitar pukul 08.00 WIB. Menurut Inah, keduanya lari dengan napas tersengal.

"Saya lagi momong cucu aja di sini. Terus saya lihat pelaku kenapa ngap-ngapan gitu larinya. Keburu-buru. Mukanya udah merah-merah," ujar Inah kepada detikcom, Senin (6/5/2019).

Inah mengatakan, kedua tersangka teroris saat itu sempat menanyakan arah jalan. Mereka bilang ke Inah tengah mengejar maling yang berlari ke sekitar lokasi.

"Pertama (terduga) nanya, 'Bu ini ada jalanan gak?' 'Nggak pak buntu. Emang ada apa pak?. Saya lagi ngejar-ngejar maling. Emang dimana (maling) larinya? tuh di depan situ. Ini saya lagi ngejar," ujar Inah.

Kemudian S dan T memasuki sebuah gang kecil. Tim Densus kemudian menyebar sehingga kedua tersangka keluar dari gang dan berpencar.

Inah melihat salah satunya masuk ke dalam sebuah gang kecil selebar 30 cm, sementara rekannya lari ke arah Jalan Dr Ratna, Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi.



Kemudian, tim Densus 88 Antiteror berkumpul di sekitar Gang HM Idrus 2B. "(Petugas nanya) 'ada orang lewat yang nggak pakai sandal?' dia emang dua-duanya nggak pakai sandal," ujar Inah.

Tidak lama setelah itu, terdengar suara tembakan. Ledakan yang tidak terlalu besar juga sempat terjadi menyusul suara tembakan.

"(ledakan) pada kaget sih, kayak petasan gitu, satu kali. Kalau yang grodogan (tembakan peluru) itu nggak berhenti. Banyak lah, nggak kehitung," ujar Inah.

Warga lainnya, Tiny juga mengaku sempat mendengar suara tembakan dan ledakan.

"Saya denger tembakan, ada 4 kali. Saya denger ledakannya nggak kenceng banget sih, pelan ada api gitu. Kayaknya langsung meninggal, banyak darah tadi mah," ujar Tiny.

S dan T sempat kabur saat Densus 88 Antiteror menangkap rekan-rekan mereka, Sabtu (4/5) kemarin. Keduanya berhasil ditangkap pada Minggu (5/5).

S ditangkap di Jalan Dr Ratna, Jati Bening, Kelurahan Jati Kramat, Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi pada pukul 07.42 WIB. Sementara T ditangkap di Jalan The Cluster California, Kelurahan Jati Kramat, Kecamatan Jati Asih pukul 08.18 WIB. T disebut melawan polisi dengan berusaha melempar bom, namun bom malah mengenainya sendiri.

(mea/mea)