Protes Tarif Baru, Ratusan Sopir Pete-pete Makassar Mogok
Senin, 03 Okt 2005 11:35 WIB
Makassar - Ratusan sopir angkot yang di Makassar disebut pete-pete mogok beroperasi. Mereka menolak tarif baru yang ditetapkan Walikota Makassar. Akibatnya, Kota Makassar lumpuh dan penumpang terlantar di ruas-ruas jalan di kota itu.Berdasarkan SK Walikota Makassar yang dikeluarkan pada 1 Oktober lalu, tarif pete-pete dinaikkan menjadi Rp 1.900/penumpang dari tarif lama antara Rp 1.300-Rp 1.500. Kenaikan tarif itu dianggap belum memadai dengan kenaikan harga premium yang nyaris 100 persen. "Idealnya tarif pete-pete itu Rp 2.500-Rp 3.000," ungkap seorang sopir kepada detikcom, Senin (3/10/2005).Karena kecewa, ratusan sopir ini menolak beroperasi dan menggelar aksi demo di depan Gedung DPRD dan kantor Walikota Makassar.Tidak hanya itu, mereka juga mendesak rekannya yang masih nekat mengangkut penumpang untuk menghentikan operasionalnya. Mereka tidak segan-segan mencegat pete-pete yang masih beroperasi dan menurunkan penumpangnya secara paksa di tengah jalan.Akibat aksi ini, penumpukan penumpang terjadi di sejumlah ruas jalan di kota itu. Misalnya, Jalan Pettarani. Penumpang yang ditelantarkan itu akhirnya memilih jalan kaki atau menumpang becak untuk sampai ke tempat tujuannya. Sedangkan jalan-jalan di kota Makassar menjadi lebih lengang dari biasanya.
(umi/)











































