Pemakaman Daffansyah Hanya Dihadiri Keluarga Besar
Senin, 03 Okt 2005 10:15 WIB
Jakarta - Pemakaman korban bom Bali II, Teuku Daffansyah, di Pemakaman Umum Cikutra, Bandung terlihat sepi. Tidak banyak yang mengantar kepergian bocah berusia enam tahun itu, kecuali keluarga besar korban yang diangkut dengan tiga mobil pribadi.Jenazah Daffansyah tiba pukul 09.30 WIB, Senin (3/10/2005). Prosesi pemakaman langsung digelar begitu jenazah sampai ke TPU Cikutra, Bandung. Tangis ayah korban, Danialsyah, dan ibunya, Dewi Yuniarti, langsung pecah begitu jenazah diturunkan ke liang lahat.Prosesi pemakaman Daffansyah sangat sederhana. Hanya terlihat tenda biru berukuran 8x4 meter yang menaungi liang lahat. Almarhum Teuku Daffansyah lahir di Bandung pada tanggal 10 Januari 1999. Ia merupakan siswa kelas I sekolah dasar di Denpasar. Keluarga kecil ini baru tinggal di Bali sejak dua bulan lalu. Daffansyah meninggal akibat ledakan bom saat seluruh keluarganya sedang makan makam di Restoran Madeka, Jimbaran, Bali. Danialsyah, ayah korban, terluka pada tangan kanannya akibat serpihan besi. Sementara ibu dan adik Teuku Daffansyah, Denora (2,5), hanya mengalami luka ringan. Daffansyah sendiri mengalami luka di kepala bagian belakang. Ia meninggal dalam pelukan ibunya di rumah sakit.
(umi/)










































