Bingung Kapan Kerja, Pekerja Kuta Square Datangi TKP
Senin, 03 Okt 2005 09:21 WIB
Denpasar - Ratusan para pekerja pertokoan dan kafe di Kuta Square, mendatangi pusat ledakan bom Bali II, Senin (3/10/2005). Selain untuk melihat suasana, mereka juga ingin mencari kepastian kapan bisa kembali bekerja.Di pusat belanja itu masih terpasang police line dalam radius 50 meter. Garis kuning itu lebih dipersempit dibanding Minggu lalu yang mencapai radius 200 meter. Dari masyarakat umum, hanya wartawan yang diperkenankan mendekat dalam jarak radius 100 meter.Tapi hari ini, masyarakat umum sudah bisa melihat TKP lebih dekat. Mereka duduk-duduk bergerombol di sekitar trotoar di luar police line. Pengamanan juga tidak begitu ketat."Kami datang untuk melihat suasana," kata Nyoman Maria, pekerja Kafe Dulang, yang kena garis polisi. Dia datang bersama 50-an rekannya yang semuanya perempuan. Pakaian mereka bebas. Letak Kafe Dulang persis di sebelah restoran Raja's, pusat bom Bali II. "Kami tidak tahu akan bekerja karena belum mendapatkan informasi dari bos," sambung Nyoman Maria. Puluhan pekerja Matahari Departement Store Kuta Square dengan seragam khasnya juga tampak bergerombol. "Kita disuruh datang saja, tapi tidak tahu kerja atau tidak," ungkap Kadek Kori, seorang karyawati.Kadek Kori dkk datang untuk mendapatkan kepastian dari bosnya apa mereka libur atau tetap bekerja untuk hari ini. "Kita sih penginnya libur. Apalagi besok kan juga sudah libur menyambut hari raya Galungan," urainya.
(nrl/)











































