Round-Up

Candaan Berujung Khilaf, Andre Taulany Minta Maaf

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 04 Mei 2019 20:30 WIB
Foto: Andre Taulany datangi MUI (Palevi/detikcom)

Ketua Komisi Dakwah MUI KH Cholil Nafis menyebut Andre tidak berniat menghina Nabi Muhammad.

"Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini Mas Andre datang ke MUI. Saya Cholil Nafis, Ketua Komisi Dakwah MUI, mewakili Majelis Ulama, untuk terima beliau (Andre Taulany). Beliau sudah menceritakan tentang beberapa hal yang terjadi bahwa itu tidak ada kesengajaan dan tidak ada niat untuk menghina Rasulullah SAW," ujar Cholil pada kesempatan yang sama.


Andre sendiri sudah meminta maaf karena ucapannya. Cholil meminta masyarakat membuka pintu maaf untuk Andre.

"Kami berharap para habaib, para ulama, umat Islam dapat menerima minta maafnya (Andre Taulany). Setelah ini, memulai untuk menjadikan pelajaran. Jadi berkenaan dengan hal-hal ajaran agama apalagi berkenaan pembawa agama Rasulullah SAW, ketika hal itu disebut atau dibicarakan, hindarilah untuk dijadikan bahan candaan, termasuk hal berkenaan dengan agama," kata Cholil.

Andre Taulany dilaporkan ke polisi atas ucapannya itu. Seorang advokat bernama Sulistyowati melaporkan Andre Taulany ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penistaan agama.

Andre dia nilai telah menghina Rasulullah SAW lewat candaan yang dilontarkan dalam sebuah acara televisi. Laporan Sulis teregister dengan nomor TBL/2727/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 4 Mei 2019. Perkara yang dilaporkan adalah Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama.

Selain ke Polda Metro Jaya, artis Andre Taulany dilaporkan ke Bareskrim Polri. Laporan kedua ini dibuat oleh anggota Tim Hukum PA 212, Dedi Suhardadi. Laporan itu teregister dalam nomor: LP/B/0434/V/2019/BARESKRIM ter tanggal 4 Mei 2019. Andre dilaporkan atas tuduhan melanggar UU Nomor 1 Tahun 1946 Pasal 156a KUHP.

"Dalam kaitan ini saya sebagai pribadi dan juga tim hukum dari PA 212, maksud kedatangan kami ini menyampaikan laporan pada polisi tentang adanya dugaan penodaan agama berupa penghinaan terhadap Rasulullah Muhammad SAW, yang diduga dilakukan oleh Andre Taulany," kata Dedi Suhardadi, di Bareskrim Mabes Polri, di Jalan Trunojoyo No.3, Selong, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan.

Terkait dirinya yang dilaporkan ke polisi atas dugaan penistaan agama, Andre mengaku belum tahu. Meski demikian, dia mengaku siap menghadapi persoalan hukum yang ditimbulkan akibat ucapannya.

"Kita ikuti saja prosesnya," ujarnya.
Halaman

(idh/idh)