Dilaporkan ke Polisi, Andre Taulany: Nauzubillah Kalau Saya Hina Nabi Muhammad

Rolan - detikNews
Sabtu, 04 Mei 2019 16:27 WIB
Andre Taulany menyambangi Gedung MUI Pusat. (Rolan/detikcom)
Jakarta - Artis Andre Taulany dilaporkan ke polisi karena ucapannya dalam sebuah acara di sebuah stasiun TV dituding telah menghina Nabi Muhammad SAW. Andre menyatakan tidak mungkin dirinya menghina nabi.

"Naudzubillah min dzalik kalau saya sampai menghina nabi saya sendiri, nabi kita semua, Nabi Muhammad Rasulullah SAW," kata Andre.

Pernyataan tersebut disampaikan Andre di Kantor MUI Pusat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019). Andre datang ke kantor MUI menemui Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat KH Cholil Nafis.


Kedatangan Andre untuk meminta maaf melalui MUI sebagai perwakilan umat Islam atas berbagai ucapannya yang jadi polemik. Andre mengakui dirinya khilaf.

Andre menegaskan, dirinya beragama Islam. Tentu dirinya tidak mungkin menghina Nabi Muhammad. "Saya tentu cinta kepada Rasulullah SAW dimana saya selalu menyebut-Nya di dalam ibadah saya, salat saya, selawat saya," ujarnya.

"Untuk itu dengan segala kerendahan hati, apabila ada canda-candaan saya, atau mungkin kata-kata saya yang secara tidak langsung menyakiti perasaan saudara-saudara semua, seluruh umat Islam, saya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas kekhilafan dan juga kelalaian saya yang tanpa saya sengaja," sambung Andre.

Andre juga meminta bimbingan kepada ulama dan umat Islam. Dia berharap ke depan semua saling mengingatkan dan memberi masukan jika ada hal-hal yang dinilai salah.

Terkait dirinya yang dilaporkan ke polisi atas dugaan penistaan agama, Andre mengaku belum tahu. Meski demikian, dia mengaku siap menghadapi persoalan hukum yang ditimbulkan akibat ucapannya.

"Kita ikuti saja prosesnya," ujarnya.


Sebelumnya, Andre dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seorang advokat bernama Sulistyowati. Andre diduga melakukan penghinaan kepada Rasulullah SAW lewat candaan yang dilontarkan dalam sebuah acara televisi.

"Ya benar. Karena nggak terima Baginda Rasulullah dinista," kata Sulis saat dimintai konfirmasi.

Sulis mengatakan Andre seharusnya memberikan teladan kepada masyarakat. Sulis tidak setuju jika Andre mencari bahan candaan yang menyinggung agama Islam.

Laporan Sulis teregister dengan nomor TBL/2727/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 4 Mei 2019. Perkara yang dilaporkan adalah pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama.

Selain oleh Sulis, Andre juga akan dilaporkan oleh Persaudaraan Alumni 212 ke Bareskrim Polri. Lawakan Andre yang dipersoalkan adalah saat Andre dan Sule menjadi host dalam sebuah acara televisi. Saat itu Andre dan Sule mewawancarai penyanyi Virzha. Video wawancara mereka kemudian viral di media sosial.

Dalam video itu, Sule awalnya bertanya kepada Virzha tentang alasan dirinya merambah bisnis parfum. Virzha mengaku mengagumi Nabi Muhammad SAW yang wanginya seperti 1.000 bunga.

"Dulu aku pernah baca kisah jadi Nabi Muhammad dulu, dia tuh aromanya 1.000 bunga, jadi berawal dari situ sih, kalau kita bisa wangi kenapa nggak?" ujar Virzha.

"Wangi, memberikan kenyamanan kepada orang-orang," timpal Sule.

Di sela-sela pembicaraan itu, Andre lalu melontarkan candaan. Candaan itulah yang kemudian dinilai sebagian orang menghina Rasulullah SAW.

"Aromanya 1.000 bunga? Itu badan apa kebon?" ujar Andre.


Tonton juga video Sambangi MUI, Andre Taulany Akui Khilaf dan Lalai:

[Gambas:Video 20detik]

(hri/idh)