Azahari & Noordin Diduga Otaki Serangan Bom Bali II

Azahari & Noordin Diduga Otaki Serangan Bom Bali II

- detikNews
Senin, 03 Okt 2005 06:48 WIB
Jakarta - Dua buronan berbahaya berkewarganegaraan Malaysia, Dr. Azahari dan Noordin Mohd. Top, diduga berada di balik aksi pemboman di Kuta dan Jimbaran, Bali. Modus operandinya sama seperti peledakan bom di Kuta pada 12 Oktober 2002."Modus operansi serangan Sabtu lalu sama dengan serangan sebelumnya," kata Ketua Desk Koordinasi Pemberantasan Terorisme Kementerian Koordinasi Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia Irjen Pol (purn) Ansyaad Mbai.Ansyaad, kepada kantor berita The Associated Press, menyatakan kedua tersangka utama tersebut tidak termasuk di antara tiga pelaku bom bunuh diri. Keduanya hanya menjadi otak serangan seperti pada serangan-serangan sebelumnya.Ketiga pelaku bom bunuh diri kini telah tewas dan tubuh yang tidak utuh lagi. Yang tersisa utuh tinggal kepala dan kaki. "Dari bukti yang ada kita bisa menyimpulkan pelaku membawa bom di sekitar pinggang mereka," kata Ansyaad.Duet Azahari dan Noordin merupakan buronan paling berbahaya di Indonesia. Keduanya diduga menjadi otak berbagai aksi pemboman di Tanah Air. Salah satu aksi mereka yang paling mematikan adalah serangan bom Bali pada 2002 lalu yang menewaskan 202 orang, sebagian besar adalah orang asing.Perburuan terhadap kedua buronan berbahaya yang diduga merupakan tokoh jaringan Al Qaeda itu terus dilakukan. Tapi, sejauh ini, perburuan itu belum membawa hasil. Hingga kemudian kembali terjadi serangan yang mematikan pada Sabtu 1 Oktober kemarin. (gtp/)


Berita Terkait