Isak Tangis Sambut Kedatangan Bocah Korban Bom Bali
Senin, 03 Okt 2005 01:34 WIB
Bandung - Isak tangis menyambut kedatangan almarhum Teuku Deffansyah, bocah enam tahun yang jadi korban tragedi bom Bali II. Suasana duka menyelimuti rumah duka di Jalan Surapati, Bandung, Jawa Barat.Almarhum tiba di rumah duka pada pukul 23.30, Minggu (2/10/2005). Di rumah duka, almarhum disambut oleh saudara dan kerabat dekat keluarga korban. Almarhum dibawa menggunakan mobil ambulans dan ditempatkan. Teuku Deffansyah adalah korban paling muda akibat peledakan bom pada Sabtu 1 Oktober itu.Ibunda almarhum, Dwi Yuniatri terlihat menangis terus sesaat setelah turun dari mobil. Ia memakai pakaian hitam dengan kerudung berwarna putih. Sementara itu, ayahanda korban, Danialsyah tidak tampak terlihat.Setiba di rumah duka, rencananya jenazah akan langsung dimandikan dan disalatkan. Puluhan balok es untuk mengawetkan jenazah terlihat sudah disiapkan.Dari pihak keluarga korban diperoleh infirmasi bahwa ayahanda Deffansyah langsung di rawat di rumah sakit di Bandung. Rencananya besok akan dilakukan operasi. Danialsyah luka pada bagian tangan terkena oleh pecahan besi dan kaca.Sementara itu, karangan bunga duka cita terus berdatangan. Di rumah korban juga sudah siapkan tiang papan nama. Papan nama tersebut akan digunakan saat upacara pemakaman di Taman Makam Cikutra, Bandung.Hingga saat ini tahlilan dan doa di rumah duka terus berlangsung.
(gtp/)











































