PBNU Kutuk Pelaku Bom Bali II

PBNU Kutuk Pelaku Bom Bali II

- detikNews
Senin, 03 Okt 2005 00:41 WIB
Malang - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengutuk keras aksi teror bom yang terjadi di Bali, Sabtu (1/10/2005) kemarin. Aksi yang menewaskan sekitar 22 orang dan melukai sekitar 100 orang itu sangat tidak berperikemanusiaan."PBNU menyesalkan dan mengutuk tindakan pelaku pembom Bali. Karena tindakan itu tidak berperikemanusiaan dan mengenai orang-orang yang tidak ada sangkut pautnya dengan mereka," kata Ketua PBNU Hasyim Muzadi.Hasyim, kepada wartawan di Pondok Pesantren Al Hikam Jalan Cengger Ayam Malang, Minggu (2/10/2005), menduga tragedi bom Bali II yang terjadi kemarin lebih banyak bernuansa politis dari pada nuansa agamanya."Tanpa mendahului penyelidikan dan investifigasi dari pihak aparat tentang motifnya, saya punyai fileng bahwa ini lebih banyak bermotif politik dari pada bermotif agama," tukasnya.Menurut Hasyim, karakternya berbeda dengan aksi pemboman sebelumnya. "Tapi feeling saya, kalau dulu itu dalam konteks masalah hubungannya Amerika. Itu ada kecenderungan berkarakter agama. Kalau sekarang saya kira lebih banyak berkarakter politik. Karena kekacauan-kekacauan yang ada di Indonesia."Bom Bali II kali ini lebih bernuansa politis karena indikator pertamanya adalah besarnya eklusifitasnya tidak sebesar dulu, dan unsur-unsur kimianya tidak harus keluar negeri. "Lalu indikasinya lagi berdekatan dengan BBM. Mungkin ini segi pengacauan yang yang bersifat mempanikan keadaan. Serta korbannya tidak langsung menjurus ke orang asing,"ujar Hasyim.Ketua PBNU juga meminta kepada seluruh warga NU terutama di wilayah Bali, agar secara bersama-sama menolong korban dan melakukan apa saja untuk meringankan beban mereka. (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads