Bom Bali II
Kapolda: Korban Tewas 22 Orang
Minggu, 02 Okt 2005 20:28 WIB
Denpasar - Jumlah korban tewas akibat Bom Bali II masih simpang siur. Sebelumnya, sempat disebutkan bahwa korban tewas 26 orang. Namun, Kapolda Bali Irjen Pol Made Mangku Pastika meluruskan bahwa korban tewas berjumlah 22 orang. Hal ini disampaikan Kapolda dalam jumpa pers di Hotel Inna Bali Beach, Jl. Pantai Kuta, Kuta, Bali, Minggu (2/10/2005) malam. Turut hadir dalam jumpa pers Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Soenarko. Saat ditanya mengapa jumlah korban tewas turun, Kapolda menyatakan, jumlah korban 22 tewas ini diketahui setelah dihitung secara cermat. "Kalau ada 25 orang, itu ada kekeliruan. Yang dihitung bagnya (kantong mayat)," kata Kapolda. Ternyata, setelah dihitung ulang, ada kantong yang isinya hanya kepala, kemudian ada kantong yang berisikan 1 tangan, ada juga kantong yang berisikan 1 kaki. "Jadi, kalau dihitung semua kantongnya bisa segitu, tapi yang benar 22 orang," kata dia. Dari 22 korban tewas ini, 13 orang adalah warga Indonesia. Namun, Kapolda belum menerima 13 nama jenazah warga Indonesia itu. Dari 22 korban tewas itu, 18 jenazah tampak utuh dan satu jenazah sudah dibawa pulang keluarganya (Ratih). Sedangkan tiga korban tewas lainnya, tidak dalam kondisi utuh. Badan, kepala dan kaki terpisah. Menurut Kapolda, dari pemeriksaan terakhir, masih ada 5 korban tewas yang belum teridentifikasi. Kelima jenazah itu diduga warga asing. Empat jenazah berkulit putih, satu jenazah berkulit kuning.Dari 22 korban tewas, dua orang tewas di restoran Raja's. Sedangkan 20 orang lainnya tewas di Jimbaran. "Belum tahu persis, berapa yang tewas di Kafe Menega dan berapa yang tewas di Kafe Nyoman," jelas Kapolda. Sementara itu, pihak RSUP Sanglah juga membenarkan korban tewas sebanyak 22 orang. "Setelah dihitung lagi, korban tewas 22 orang," kata dr Ken dari Divisi Pelayanan RSUP Sanglah saat dihubungi detikcom pukul 21.00 Wita.
(asy/)











































