Duka Liputi Keluarga Daffansyah, Korban Termuda Bom Bali II
Minggu, 02 Okt 2005 20:15 WIB
Bandung - Aksi biadab teroris telah merenggut jiwa Teku Daffansah (6). Bocah yang sedang menikmati masa kanak-kanak ini turut menjadi korban bom Bali II saat sedang makan malam dengan kedua orangtuanya di Madeka Kafe, Jimbaran, Bali, Sabtu (1/10/2005) malam.Suasana duka meliputi kediaman keluarga besar Teku Daffansah di Jalan Surapati, Bandung, Minggu (2/10/2005) malam. Mereka terpukul oleh kepergian Teku yang tiba-tiba, menjadi korban termuda dalam tragedi bom Bali II.Teku adalah anak pertama pasangan Danielsyah dan Dwi Yuniatri. Ia meninggalkan seorang adik bernama Deynora, 2,5 tahun).Saat kejadian keluarga Danielsyah berada di Madeka Kafe untuk makam malam. Almarhum meninggal akibat luka di kepala bagian belakang. Sementara Danielsyah mengalami luka akibat terkena serpiah besi pada tangannya, sedang Ny. Dwi luka ringang.Menurut salah satu keluarga, Ananda Syahputra, Danielsyah menelpon ke Bandung pada Sabtu pukul 22.00 WIB untuk mengabarkan musibah yang menimpa anak mereka. Teku meninggal di pelukan ibunya di Rumah Sakit Sanglah, Denpasar.Keluarga Danielsyah tinggal di Bali sejak dua bulan lagi. Danielsyah pindah ke Bali untuk bekerja di perusahaan Ford. Teku, yang saat ini masih duduk di kelas 1 SD, ikut kedua orangnya tinggal di Bali.Almarhum Teku Daffansah beserta kedua orangtuanya dijadwalkan akan tiba di Bandung pukul 21.00 WIB ini. Jenazah Teku akan dimakamkan Taman Makam Cikutra besok pagi, Senin (3/9/2005) 09.00 WIB.
(gtp/)











































