Bukti-bukti Bom Bali II adalah Bom Bunuh Diri
Minggu, 02 Okt 2005 19:41 WIB
Denpasar - Semakin jelas bahwa tiga ledakan bom di Kuta dan Jimbaran, Bali merupakan bom bunuh diri. Kapolda Bali Irjen Pol Mangku Made Pastika menjelaskan tentang bukti-bukti yang ditemukan di lokasi, sehingga bom tersebut diyakini sebagai bom bunuh diri. Kapolda menjelaskan hal ini dalam jumpa pers di Hotel Inna Bali Beach, Jl. Pantai Kuta, Kuta, Bali, Minggu (2/10/2005) malam. Menurut Kapolda, setidaknya ada dua faktor yang memperlihatkan bahwa bom yang meledak Sabtu (1/10/2005) malam adalah bom bunuh diri. Pertama, ditemukannya potongan-potongan tubuh yang tercerai berai di tiga lokasi ledakan, yaitu di Restoran Raja's di Kuta Square, Kafe Nyoman, dan Kafe Menege di Jimbaran, Bali. "Kepala dan kakinya terlepas, sementara bagian badannya tercerai berai menyebar dan tertempel di mana-mana," kata Kapolda. Kedua, di lokasi juga ditemukan materi-materi wadah untuk membawa bom, seperti jaket dan tas. "Dengan dua bukti ini, saya yakin ini adalah suicide bombing," kata Kapolda. Selain itu, kata Kapolda, juga ada rekaman video amatir yang memperlihatkan bahwa ada orang yang masuk ke Restoran Raja's yang membawa ransel. "Gambarnya sangat jelas," kata Kapolda. Seusai jumpa pers, Kapolda memperlihatkan video amatir tersebut kepada wartawan. Pada wartawan, Kapolda juga membantah bahwa ada lima ledakan yang terjadi pada Sabtu malam. "Tidak benar. Yang terjadi hanya tiga ledakan," ujar dia.
(asy/)











































