SBY: Bom di Kuta dan Jimbaran Bom Bunuh Diri
Minggu, 02 Okt 2005 18:30 WIB
Denpasar - Dugaan bahwa tiga buah bom yang meledak di Kuta dan Jimbaran, Bali merupakan bom bunuh diri semakin kuat. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga menyatakan arah bom Bali tersebut sebagai bom bunuh diri. "Hasil investigasi, arahnya pemboman ini dilakukan oleh para pembom bunuh diri," kata Presiden SBY dalam jumpa pers di Hotel Inna Kuta Beach, Jl. Pantai Kuta, Kuta, Bali, Minggu (2/10/2005). Presiden menggelar jumpa pers setelah mengunjungi lokasi ledakan bom di Restoran Raja's di Kuta Town Square. Dengan peledakan bom ini, menurut SBY, ke depan harus dicari cara yang efektif untuk mencegah kejadian yang sama. Sebab, teroris tidak lagi melakukan peledakan dengan kendaraan seperti roda dua atau roda empat. Sasaran peledakan juga bukan ruangan tertutup, tapi ruangan yang relatif terbuka. "Teroris mencari lagi sasaran yang lebih empuk dan diarahkan seperti tadi malam, yaitu pada tempat-tempat yang relatif terbuka. Persoalan ini luar biasa, dan bagaimana kita melakukan pencegahan di tempat-tempat seperti itu," ujar SBY.Selama ini, pemeriksaan dengan menggunakan metal detector telah dilakukan oleh pemilik gedung. Tapi, tampaknya teroris sudah melakukan tindakan brutalnya di tempat-tempat yang tidak terdeteksi dengan metal detector. "Yang tidak tertangkap metal detector, bagaimana kita mendeteksi hal-hal seperti itu. Jadi ini agenda kami. Sebab, jangkauan, cakupan, dari pengecekan pengamanan sekarang hanya ada di gedung, hotel yang relatif tertutup," ungkap SBY. Sebelum jumpa pers, SBY mengunjungi dua lokasi ledakan di Kuta dan Jimbaran. Sesuai jumpa pers, SBY kemudian mengunjungi para korban luka yang dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar.
(asy/)











































