Imbas Bom Bali, Pengamanan Hotel di Jakarta Diperketat
Minggu, 02 Okt 2005 16:17 WIB
Jakarta - Pasca bom Bali II, tampaknya pemilik-pemilik hotel berbintang di Jakarta tidak mau kecolongan. Sejumlah hotel memperketat pengamanannya dengan menambah personel keamanan di setiap pintu masuk.Demikian pantauan detikcom, di sejumlah hotel di Jakarta, Minggu (2/10/2005). Hotel Grand Hyatt Jakarta yang berada di Jl MH Thamrin, misalnya. Biasanya, pintu masuk hotel berbintang ini dijaga 1 atau 2 orang petugas keamanan. Tapi, saat ini dijaga 3 orang. Setiap pengunjung hotel diwajibkan melewati pintu metal detector serta dilakukan pemeriksaan standar seperti body checking dan pemeriksaan terhadap tas bawaan pengunjung.Sedangkan di hotel Nikko, Jl MH Thamrin, jumlah penjagaan untuk tiap shift ditambah dua kali lipat. "Untuk pengamanan hotel Nikko setiap shiftnya yang biasanya 20 personel kini digandakan menjadi 40 personel. Selain itu pengunjung juga wajib memasuki pintu metal detector," kata komandan regu keamanan hotel Nikko, Sudarya.Pengamanan serupa juga terjadi di hotel Mandarin, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta. Seluruh pengunjung baik yang menggunakan mobil maupun yang jalan kaki diperiksa dengan ketat.
(ary/)











































