Turis Asing Masih Berjemur dan Berselancar di Pantai Kuta

Turis Asing Masih Berjemur dan Berselancar di Pantai Kuta

- detikNews
Minggu, 02 Okt 2005 13:08 WIB
Denpasar - Meski Kuta digoncang ledakan bom, namun turis-turis asing tampaknya tidak mau hari liburnya jadi berantakan. Mereka dengan berpakaian a-la pantai masih berjemur di Pantai Kuta. Mereka juga masih menikmati pijatan para tukang pijat. Pemantauan detikcom, Minggu (2/10/2005) pukul 13.00 Wita, teriknya mentari membuat para turis asing betah berjemur di pinggir pantai. Mereka hampir semuanya berpasangan. Para turis asing ini berjemur sejak pagi hari. Memang, sejumlah turis memilih segera hengkang dari Bali setelah terjadi ledakan bom di tiga tempat di Bali; di Kuta Town Square, Kafe Nyoman dan Kafe Menege. Namun, ternyata lebih banyak turis yang tetap melanjutkan liburannya di Bali. Mereka tak takut terancam saat berjemur di pantai yang indah itu. Sebagian dari mereka juga memilih menikmati air laut Pantai Kuta dengan melakukan selancar. Banyak juga turis yang dipijat oleh tukang pijat keliling. Tampak juga beberapa perempuan berambut pirang yang dikepang rambutnya. Situasi di Pantai Kuta ini sangat berbeda saat Bom Bali I meledak pada 12 Oktober 2002 silam. Sehari setelah ledakan bom di Jl. Legian, kawasan Kuta, termasuk Pantai Kuta langsung sunyi senyap. Eksodus warga asing juga langsung terjadi begitu saja. Para turis mancanegara ini juga terlihat masih berlalu lalang di jalan-jalan. Tak banyak dari mereka mendatangi lokasi ledakan bom di Kuta Town Square dan mengabadikannya dengan kamera mereka. Rumah makan-rumah makan yang bejejer di sekitar Pantai Kuta juga tetap buka seperti biasanya. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads