Pekerja Pariwisata Makin Trauma

Bom Bali II

Pekerja Pariwisata Makin Trauma

- detikNews
Minggu, 02 Okt 2005 09:40 WIB
Jakarta - Ledakan bom di Jimbaran dan Kuta, Bali, membuat pekerja sektor pariwisata makin trauma. Pekerja merasa ketakutan akibat tidak adanya jaminan keamanan."Hal ini sangat serius karena buruh pariwisata akan selalu dalam ketakutan, soalnya kejadian tersebut akan selalu berulang," kata Sekretaris Umum Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Odie Hudiyanto kepada detikcom, Minggu (2/10/2005).Federasi Serikat Pekerja Mandiri merupakan organisasi yang menaungi pekerja yang bergerak di sektor pariwisata, hotel, restoran, plaza, apartemen, dan katering."Aparat kepolisian harus melakukan penyelidikan yang ketat dan independen. Kita juga minta jaminan aparat keamanan meningkatkan keamanan yang lebih baik pada obyek-obyek wisata sehingga tragedi serupa tidak akan terjadi lagi," ujarnya.FSPM mengancam akan melakukan mogok nasional jika pihak keamanan, khususnya jajaran kepolisian tidak memberikan penjelasan yang lengkap dan jaminan keamanan.Selain ini mereka menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam ledakan bom pada Sabtu (1/10/2005) sekitar pukul 19.00 Wita di tiga tempat, yaitu di Restoran Raja's di Kuta Town Square, di Cafe Mandege, Jimbaran, dan Cafe Nyoman, Jimbaran. Akibat bom ini, 25 orang tewas dan 127 orang luka. (san/)


Berita Terkait