Kalahkan Gus Ipul, Cak Anam Gantikan Alwi
Minggu, 02 Okt 2005 08:38 WIB
Jakarta - Meski didukung kiai sepuh, tidak berarti langkah Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menuju kursi Ketua Umum (Ketum) PKB mulus. Buktinya, dalam pemilihan, Gus Ipul kalah telak oleh Choirul Anam.Pemilihan ketua dewan syuro dan tanfidz PKB periode 2005-2010 ini digelar di Hall Zaitun, Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (2/10/2005) sejak pukul 02.00 WIBDalam pemilihan yang merebutkan 495 suara itu, Cak Anam, panggilan Choirul, memperoleh 394 suara. Perolehan ini jauh di atas Gus Ipul yang hanya memperoleh 47 suara, Ketua DPW PKB Sumatera Utara Aris Siagian yang mendapat 37 suara, Khofifah Indar Parawansa 9 suara, dan Ma'ruf Amin 6 suara.Karena tidak ada satu pun peserta yang memenuhi syarat pencalonan minimal 50 suara, akhirnya muktamar secara aklamasi memutuskan mengangkat Cak Anam sebagai ketua dewan tanfidz.Kemenangan telak serupa juga diperoleh KH Abdurrahman Chudlori dalam pemilihan ketua dewan syuro. Mbah Dur, panggilan kiai Abdurrahman, memperoleh 456 suara. Dukungan ini jauh di atas para kiai yang dicalonkan dalam pemilihan ini seperti KH Abdullah Faqih yang mendapat 1 suara, KH Ma'ruf Amin suara, KH Idris Marzuki 4 suara dan KH Dimyati Rois 3 suara. Karena tidak ada yang memenuhi syarat pencalonan minimal 50 suara, muktamirin pun menyetujui secara aklamasi posisi ketua dewan syuro dipegang Mbah Dur.Sepanjang pemilihan, pemandangan 'panas' seperti kongres parpol lainnya sama sekali tidak terlihat. Mekanisme pemilihan dilakukan dengan menuliskan nama. Alhasil, penulisan nama pun beragam, ada yang menulis Cak Anam OK, Gus Ipul wae. Bahkan, ada yang menuliskan calon dengan menggunakan bahasa arab. Namun, keragaman ini tidak ada yang menanggapi secara serius dengan menginterupsi.Terpilihnya ketua dewan syuro dan tanfidz ini secara otomatis menjadi Ketua dan sekretaris formatur. Selain memilih Ketua dewan syuro dan tanfidz, muktamar juga memilih 5 anggota formatur. Diputuskan wakil dari Jawa Barat, Bali, Papua, Kepulauan Riau dan Sulawesi Selatan untuk duduk menjadi anggota formatur. Mereka inilah yang kemudian menyusun susunna pengurus DPP PKB. Rapat pemilihan yang dipimpin mantan jubir kepresidenan, Yahya Staquf, ini baru selesai pukul 07.50 WIB. Penutupan muktamar dijadwalkan berlangsung pukul 08.30 ini.
(atq/)











































