DetikNews
Selasa 30 April 2019, 18:17 WIB

Jangan Nekat Terobos Palang Kereta! Simak Lagi Aturannya

Indah Mutiara Kami - detikNews
Jangan Nekat Terobos Palang Kereta! Simak Lagi Aturannya Ilustrasi pemotor nekat terobos palang perlintasan kereta api (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - Ulah pemotor nekat menerobos palang pintu kereta api hingga terjungkal yang viral disesalkan oleh PT KAI. Pengendara diingatkan kembali soal aturan di perlintasan kereta api.

VP Public Relations KAI, Edy Kuswoyo, mengatakan aturan soal palang pintu di perlintasan sebidang ini ada di Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angutan Jalan (LLAJ). Berikut bunyinya:

Pasal 114
Pada pelintasan sebidang antara jalur KA dan jalan, pengemudi wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi dan palang pintu KA sudah mulai ditutup, serta wajib mendahulukan kereta api.



Selain itu, pada UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, Pasal 124 menyatakan yaitu 'Pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api'

"Kami berharap masyarakat dapat menaati rambu-rambu yang sudah ada agar keselamatan dalam berkendara dapat tercipta," kata Edy kepada wartawan, Selasa (30/4/2019).

Sebelumnya diberitakan, dalam video yang viral, tampak palang pintu kereta sudah menutup namun masih ada pemotor yang melintas. Seorang perempuan yang mengendarai motor lalu mengangkat palang itu dan berusaha lewat di bawahnya. Ujung-ujungnya, kepala pemotor itu justru tersangkut di palang hingga akhirnya dia terjungkal dari motor.



Video tersebut diperkirakan terjadi di perlintasan sebidang. Edy mengatakan dari video tersebut dapat diketahui bahwa sinyal sesungguhnya sudah berbunyi dan palang pintu pelintasan sudah menutup sepenuhnya. Tapi, pemotor tetap nekat menerobos.
(imk/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed