Keluarga Polisi yang Gugur Saat Amankan Pemilu Dapat Santunan Rp 50 Juta

Keluarga Polisi yang Gugur Saat Amankan Pemilu Dapat Santunan Rp 50 Juta

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 30 Apr 2019 14:08 WIB
Keluarga Polisi yang Gugur Saat Amankan Pemilu Dapat Santunan Rp 50 Juta
Gedung Mabes Polri (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Polri memberikan santunan Rp 50 juta kepada keluarga dari anggotanya yang gugur dalam tugas pengamanan Pemilu 2019. Selain santunan, keluarga berhak menerima gaji anggota keluarganya yang gugur selama setahun penuh.

"(Anggota yang gugur) menerima santunan Rp 50 juta, menerima gaji terusan selama satu tahun penuh," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di gedung Ombudsman, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019).

Selain itu, keluarga berhak menerima uang duka dan fasilitas pemakaman anggota keluarganya yang gugur tanpa harus membayar sepeser pun. Polri pun akan menyekolahkan putra-putri dari anggota yang gugur hingga tamat sekolah menegah atas (SMA).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Uang duka dan seluruh biaya pemakaman dan beasiswa untuk putra-putrinya," ucap Dedi.





Sebelumnya, Polri merilis data terbaru anggota yang gugur dalam tugas pengamanan Pemilu 2019. Tercatat, ada 22 anggotanya yang gugur.

Terkait tugas pengamanan Pemilu 2019 yang memakan korban, Asisten SDM Polri Irjen Eko Indra telah memerintahkan seluruh anggota Polri yang terlibat tugas tersebut melakukan pengecekan kesehatan fisik serta mengkonsumsi vitamin.

"As SDM Kapolri sudah mengimbau, yang salah satunya pencegahan yaitu Karo SDM di seluruh jajaran melalui Kabag Sumda (Kepala Bagian Sumber Daya) koordinasi dengan Biddokkes (Bidang Kedokteran dan Kesehatan) untuk memonitor kesehatan anggota yang melaksanakan pengamanan, antara lain cek fisik, beri pengobatan, vitamin," ucap Dedi di Mabes Polri, Senin (22/4).

Dedi saat itu menerangkan penyebab gugurnya anggota secara garis besar karena kondisi yang kelelahan, riwayat penyakit, hingga mengalami kecelakaan lalu lintas karena kelelahan.


Simak Juga 'Kapolri Naikkan Pangkat Ipda Paulus yang Gugur Saat Kawal Pemilu':

[Gambas:Video 20detik]

(aud/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads