DetikNews
Selasa 30 April 2019, 07:14 WIB

Kemendes akan Buka Jalan ke Desa Terpencil di Halmahera Selatan

Akfa Nasrulhak - detikNews
Kemendes akan Buka Jalan ke Desa Terpencil di Halmahera Selatan Foto: Dok. Kemendes
Jakarta - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tengah berupaya membuka aksesibilitas masyarakat dengan membangun jalan nonstatus di Desa Sumae, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan.

Kasubdit Sarana dan Prasarana Transportasi dari Direktorat Peningkatan Sarana dan Prasarana Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Kemendes PDTT, Muhammad Yasin, mengatakan jalan tersebut telah direncanakan pembangunannya pada tahun ini. Pihaknya saat ini telah melakukan sosialisasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat dan kunjungan ke lokasi.


Menurutnya, perjalanan dari Kota Labuha menuju lokasi kegiatan ditempuh kurang-lebih 2 jam dengan jarak 17 km karena beberapa ruas jalan kondisinya masih rusak parah. Apalagi, saat menuju permukiman, warga harus berjalan kaki menyusuri rawa-rawa dengan menggunakan sepatu bot seadanya karena tidak bisa dilalui sepeda motor dan moda transportasi lainnya.

Selain itu, warga menggunakan jalur laut dengan perahu kecil menuju ibu kota kabupaten untuk membawa hasil-hasil perikanan, perkebunan, dan pertanian. Padahal, untuk jalur akan menimbulkan persoalan pada saat gelombang besar. Pasalnya, perahu-perahu warga dengan alat dan mesin seadanya tidak bisa diandalkan sebagai moda transportasi untuk mengantarkan ke tempat tujuan.

Kondisi seperti itulah, kata Yasin, telah menjadi puncak keterisolasian di Desa Sumae karena tidak bisa keluar desa dan orang luar juga kesulitan masuk ke permukiman warga Desa Sumae.

"Dengan adanya pembangunan jalan, aksesibilitas masyarakat di Desa Sumae akan lebih baik dan ada pilihan akses transportasi apakah menggunakan jalur darat atau jalur sesuai dengan kebutuhan," katanya.

Dalam kunjungan ke lokasi, Yasin melakukan sosialisasi kepada warga bahwa rencana pembangunan jalan yang akan dilakukan untuk membuka aksesibilitas masyarakat sehingga sosial dan ekonomi masyarakat bisa lebih baik.

"Selain untuk mensosialisasikan rencana pembangunan jalan, ingin memastikan bahwa tidak akan terjadi masalah dalam pelaksanaannya nanti," katanya.


Sementara itu, Kepala Desa Sumae, Umar, menjelaskan bahwa jalan itu sangat penting bagi warga karena satu-satunya akses darat yang bisa digunakan untuk menghubungkan masyarakat menuju pusat-pusat sosial ekonomi.

"Pada saat musim hujan, jalan mutlak tidak bisa dilalui kendaraan sama sekali karena genangan air sampai satu meter lebih. Kami berharap tahun ini pembangunan yang direncanakan tersebut dapat segera terealisasi agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," katanya.


Baca berita Kemendes lainnya di sini.
(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed