DetikNews
2019/04/29 21:33:16 WIB

Round-Up

Dahnil Anzar Mencari Pemilik Lama Vespa Tuanya

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Dahnil Anzar Mencari Pemilik Lama Vespa Tuanya Dahnil Anzar Simanjuntak, Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandi (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Untuk melengkapi surat-surat Vespa tuanya, Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, tengah mencari pemilik lama sepeda motor Italia itu. Dia juga masih berusaha melengkapi pajak dan kelengkapan surat motor itu.

Pencarian terhadap pemilik lama Vespa tuanya itu dinyatakan Dahnil saat menjawab kontroversi yang dimulai di jagat Twitter, Senin (29/4/2019). Awalnya, akun Twitter 'Belajar Ngaji' @Gus_Raharjo mengulik unggahan foto Dahnil yang memuat pose Dahnil bersama anaknya bersama Vespa bernomor polisi AD-6335-BA.

"Vespanya keren ya mas @Dahnilanzar . Tpi sayang Itu motor Vespa Sudah Mati Pajaknya sejak 2014. Kirim ke Solo mas Suratnya Saya Bantu Pajak," tulis akun @Gus_Raharjo.



Dia menyelidiki nomor polisi Vespa Dahnil lewat Sistem Administrasi Kendaraan Pajak Online atau 'Sakpole', e-SAMSAT Jawa Tengah. Aplikasi Sakpole tersedia untuk ponsel Android di PlayStore.

"Di Solo Jateng ada Aplikasi @pic_sakpole lho mas @Dahnilanzar . Anda Bisa pajak Melalui Aplikasi Itu. Ayolah Taat Pajak. Cc @ganjarpranowo," lanjutnya.



Dahnil merespons cuitan itu dengan ucapan terima kasih. Dia menjelaskan kendaraan roda dua itu dia beli di Yogyakarta. Saat dia beli kendaraan itu pada setahun kemarin, surat-suratnya terbatas, kendaraannya juga tidak laik jalan. Dia memutuskan memodifikasi Vespa itu sampai laik jalan.

Dahnil Anzar Mencari Pemilik Lama Vespa TuanyaDahnil Anzar Simanjuntak dan Vespa-nya. (Akun Twitter @Dahnilanzar)


"Terimakasih atas kepedulian anda, mencari khusus terkait pajak kendaaraan tsb. Sy beli Vespa Klasik tsb tahun lalu di Yogya, dlm kondisi jelek dan rusak tdk laik pakai dg surat2 terbatas, kemudian sy modifikasi, terkait2 surat2 dan pajak sdng dicoba cari nama pemilik di surat," tulis Dahnil membalas cuitan.

Kini Dahnil sedang mencoba mencari pemilik lama Vespa itu, namanya tercantum di surat kelengkapan motor itu. Untuk mencarinya, Dahnil meminta tolong koleganya di Solo, tempat asal Vespa Sprint 4 Speed 150 cc tahun 1975 itu.

"Itu yang saya minta ke teman-teman saya di Solo," kata Dahnil saat dimintai konfirmasi langsung.



Warganet menyoroti kendaraan itu karena pajak dan STNK-nya sudah mati hampir lima tahun silam. Masa akhir pajak dan STNK adalah 20 Juli 2014. Namun Dahnil baru membeli Vespa itu setahun lalu.

"Motor Vespa tua itu rata-rata mengalami hal seperti itu, kesulitan mencari surat-suratnya, apalagi beli rongsokan kemudian dimodifikasi. Butuh proses waktu pengurusan," kata Dahnil.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed