BBM Naik
Depkominfo Kampanye Lewat SMS
Sabtu, 01 Okt 2005 18:18 WIB
Jakarta - Untuk meredam resistensi masyarakat terhadap meroketnya harga BBM, Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo) yang dikomandani Sofyan Djalil tidak tinggal diam. Departemen itu kampanye lewat SMS.Bunyi SMS itu adalah BBM terpaksa dinaikkan agar subsidi dapat dialihkan dari orang kaya kepada rakyat miskin.Bantu awasi SUBSIDI TUNAI kepada rakyat miskin. Terimakasih. DEPKOMINFO.SMS itu melanglang seantero negeri lewat operator seluler. Mereka yang menerima SMS itu pun tak jarang mem-foward-nya ke kolega-koleganya. Lalu apa komentar penerima SMS tanpa diundang itu?"Norak," kata Novita, warga Kembangan, Jakarta Barat, pada detikcom, Sabtu (1/10/2005). Dia adalah pelanggan Telkomsel. Herling, warga Tanjung Priok juga seirama. "Lucu kalimatnya, menabrakkan orang kaya dan orang miskin," ujar pelanggan IM3 ini.Hertanto, warga Cibubur, setali tiga uang. "Lucu sih," kata pelanggan Telkomsel ini pendek. Namun dia mengakui SMS sekarang memang media kampanye yang mujarab dan SBY sudah pernah memakainya dalam kampanye antinarkoba beberapa waktu silam.Selain lewat SMS, Depkominfo juga memasang iklan di radio siaran dan televisi. Modelnya adalah dai kondang Aa Gym dan juga seorang pengamat perminyakan.
(nrl/)











































