Hingga 13.00 WIB, Kompensasi BBM Disalurkan Rp 355,5 M
Sabtu, 01 Okt 2005 15:45 WIB
Jakarta - Menurut catatan, hingga pukul 13.00 WIB, Sabtu (1/10/2005) dana kompensasi BBM yang telah disalurkan pada rakyat miskin mencapai Rp 355,5 miliar. Laporan per jam terus dipantau."Untuk pengeceken, kita punya datanya. Bisa cek langsung ke saya, kata Ketua Operasi Pemantauan Dana Kompensasi BBM, Muhammad Said Didu, di sela-sela memantau kantor pos Semper, Cilincing, Jakarta Utara.Said yang juga Sekretaris Meneg BUMN ini mendampingi Meneg BUMN Sugiharto melakukan pemantauan. Saat berkunjung ke kantor pos itu, suasana tampak sepi. Ketika rombongan tiba pukul 13.00 WIB, hanya tampak satu orang yang baru saja keluar dari kantor pos untuk mencairkan kartu kompensasi BBM (KKB)-nya dengan dana segar Rp 300 ribu.Suasana tampak sepi. Petugas pos menyebutkan, warga miskin banyak yang mengambil kompensasi pada pagi harinya. Tapi banyak juga yang akan mengambilnya Minggu besok karena kantor pos tetap buka. Untuk gelombang hari ini, pencairan KKB dilakukan serentak di 15 kota.Dana Rp 355,5 miliar itu disalurkan dari total Rp 1,7 triliun yang disalurkan BRI ke PT Pos. "Seluruh dana tahap I Rp 4,6 triliun," kata Said.Sementara, Kakanwil PT Pos IV Jabodetabek Mukti Djaroni menyatakan, persiapan sosialisais PT Pos untuk rakyat miskin sudah dilakukan sejak 22 September bahwa dana kompensasi bisa diambil di seluruh cabang kantor pos. Bahkan untuk hari Sabtu-Minggu juga buka.Pencairan dana kompensasi BBM tahap I berakhir Desember 2005. Tahap II dimulai Januari 2006. "Semua petugas PT Pos dilengkapi alat ultraviolet untuk mengecek keabsahan kartu kompensasi BBM," demikian Mukti.
(nrl/)











































