Kenaikan Harga BBM
Angkot Mogok, Palembang Lengang
Sabtu, 01 Okt 2005 14:48 WIB
Palembang - Sejak Sabtu (1/10/2005) pagi, jalan-jalan di kota Palembang tampak lengang. Ratusan angkot dan bus kota yang biasanya lalu lalang kini menghentikan operasionalnya. Sementara angkot atau bus kota yang beroperasi memilih menaikkan tarif hingga Rp 2.000 per orang.Kelengangan itu tampak sekali di Jalan Veteran, Jalan Sayangan, Jalan R Sukamto, Jalan Achmad Yani, Jalan Kertapati, dan Jalan Jenderal Sudirman, yang biasanya selalu dipadati kendaraan sehingga menyebabkan kemacetan."Ya, dari pada kami harus ribut dengan penumpang, dan hanya merugi, lebih baik tidak beroperasi," kata Saman, pemilik sejumlah bus kota di Kalidoni.Sementara angkot dan bus kota yang beroperasi menetapkan tarif ongkos Rp 2.000 per orang. Sebelumnya ongkos bus kota untuk jarak dekat dikenakan Rp 1.250 per orang. "Meskipun sempat ribut, ya, saya bayar juga," kata Susi, seorang warga Plaju kepada detikcom. Menariknya pula, sebagian pelajar pada hari ini juga meliburkan diri. "Senin kan sudah libur bulan puasa. Kalau sekolah juga pasti tidak belajar. Lagi pula hanya menghabis-habiskan ongkos saja," kata seorang pelajar SMA di Plaju.Minimnya pelajar itu terlihat di sejumlah sekolah yang sebagian besar murid-muridnya meliburkan diri. "Ya, memang sedikit sekali anak-anak yang masuk," kata seorang guru SMPN di kawasan Plaju.Kelengangan juga tampak di kantor-kantor Pemerintah. Misalnya di kantor Pemerintah Sumsel di Jalan Kapten A Rivai, sebagian besar karyawan tidak masuk. "Ada kawan yang SMS karena tak ada angkot, tapi ada juga mengaku sakit. Entah, kok bisa ramai-ramai," kata Sulaiman, seorang pegawai Pemerintah Sumsel.
(umi/)











































