Buka Muktamar, Kiai Sepuh Minta Muhaimin Cs Gabung PKB Alwi

Buka Muktamar, Kiai Sepuh Minta Muhaimin Cs Gabung PKB Alwi

- detikNews
Sabtu, 01 Okt 2005 14:04 WIB
Surabaya - Desakan agar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bersatu kembali berhembus. Kiai sepuh NU, Idris Mardzuki, meminta kubu Muhaimin Iskandar-Alwi Shihab akur."Sampai kapan pun kami akan tetap mengusahakan islah," kata Mbah Idris saat membuka Muktamar II PKB pimpinan Alwi Shihab di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2005).Pejabat Ketua Dewan Syuro PKB ini mengatakan perdamaian ini harus dilakukan agar PKB menjadi partai yang besar. "Marilah kembali ke jalan yang benar sehingga kesalahan ini bisa diperbaiki," imbau Mbah Idris.Ulama asal Kediri, Jatim, ini mengimbau kubu Muhaimin tidak mempermainkan kata 'kebenaran'. "Jangan campur adukkan kebenaran dengan dholalah (kejahatan)," tegasnya.Menanggapi usul islah ini, Alwi Shihah menuturkan, hal itu tidak dibahas secara khusus dalam Muktamar. "Apa ada jaminan mereka mau ikuti perintah kiai. Usahanya pernah dicoba tapi kan sulit," tandasnya. Ia juga meminta agar aksi pencabutan spanduk dan atribut PKB dihentikan. "Ulama tidak mengajarkan untuk memaksakan kehendak. Kami meminta kader PKB juga tidak terpancing untuk berbuat anarkis," tambahnya.Selain Alwi, hadir dalam acara pembukaan ini Sekjen Saifullah Yusuf dan sejumlah kiai sepuh, antara lain KH Warsun Munawir (Yogyakarta), KH Mas Subadar (Pasuruan), KH Abdullah Faqih (Tuban), KH Abdurrahman Chudlori (Magelang), KH Muhaiminan Gunardo (Temanggung), KH Dimyati Rois (Kendal), Kh Nur Huda Jazuli (Kediri), KH Chumaidi Dahlan (Banjarmasin), KH Marzuki Mahfud (Malang), dan KH Ma'ruf Amin (Ketua Mustasyar PKB). (umi/)


Berita Terkait