Kompensasi BBM untuk Beli Becak, Makan Hingga Baju Lebaran

Kompensasi BBM untuk Beli Becak, Makan Hingga Baju Lebaran

- detikNews
Sabtu, 01 Okt 2005 14:02 WIB
Jakarta - Ratusan ribu warga miskin Jakarta kecipratan Rp 300 ribu sebagai dana kompensasi BBM. Untuk apa uang sebanyak itu? Mereka mengaku uang itu digunakan modal usaha hingga belanja persiapan lebaran!Demikian perbincangan wartawan dengan sejumlah pembawa kartu kompensasi BBM (KKB) yang menunggu pencairan duit di halaman kantor Kecamatan Cilincing, Jalan Sungai Landak, Jakarta Utara, Sabtu (1/10/2005). "Uang itu mau saya pakai beli becak," aku Suwarti, seorang ibu beranak empat. Becak menjadi hal yang penting bagi keluarga Suwarti karena suaminya adalah penarik becak. Selama ini suaminya narik becak dengan menyewa."Harga becak Rp 600 ribu.Jadi ini kurang separo," kata ibu yang mengaku tinggal di dekat Pasar Mencos, Cilincing ini. Perempuan 45 tahun ini juga mengaku dirinya hanya seorang ibu rumah tangga tanpa penghasilan.Seorang pria tua berusia 65 tahun mengaku uang Rp 300 ribu untuk belanja makan sehari-hari. "Yah untuk makan sama 3 anak saya," ujar pria yang tidak punya pekerjaan ini.Seorang ibu bernama Taswan mengaku duit yang didapatnya untuk belanja kebutuhan lebaran. "Paling ini sehari sudah habis, buat beli keperluan lebaran, seperti baju anak-anak," kata istri seorang nelayan yang penghasilannya tidak tentu ini.Sementara itu, Tohir, warga Marunda, mengaku sudah didata BPS. Tapi dia tidak menerima KKB. "Saya mau tanya kenapa saya nggak dapat. Padahal saya juga orang susah, saya cuma buruh serabutan, penghasilan tak tentu. Dua anak saya bahkan nggak sekolah," curhatnya.Ramal, pria berusia 61 tahun yang datang dengan tubuh gemetar juga hendak bertanya karena tidak dikasih KKB. Hal ini terjadi karena saat keluarganya hendak didata BPS, dia tengah di dirawat di rumah sakit, ditunggui keluarganya."Saya minta didata lagi. Gara-gara sakit, saya tidak bisa cari ikan lagi," kata nelayan beranak empat ini sambil memegangi dadanya. Nafasnya tampak tersengal-sengal. (nrl/)


Berita Terkait