Seorang Petugas KPPS di Jaksel Meninggal Dunia Diduga Kelelahan

Farih Maulana - detikNews
Senin, 29 Apr 2019 11:43 WIB
Foto: Alm. Budi Suanda (dok.istimewa)
Jakarta - Petugas pemilu yang meninggal dunia karena kelelahan setelah bertugas melaksanakan pemilu 2019 terus berjatuhan. Kali ini, petugas KPPS 013 Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Budi Suanda (52) meninggal dunia, diduga akibat kelelahan.

Anak korban, Audi Febrian (17) mengatakan ayahnya meninggal dunia pada Sabtu (27/4). Budi meninggal setelah diduga kelelahan usai mengikuti serangkaian kegiatan pemilu.

"Sempat dirawat selama 8 hari di Rumah Sakit TNI AL Mintohardjo", kata Audi saat ditemui di rumahnya, di Jalan Halimun, Gang Eddy 3, RT 006/06, Kelurahan Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2019).

Audi menceritakan, sebelumnya ayahnya itu tidak istirahat selama sehari semalaman karena bertugas di TPS. Akibatnya, pada Kamis (18/4) Budi merasakan sakit pada bagian perut dan juga merasakan pusing.



"Sebelum jadi petugas KPPS udah sakit, kecapekan abis jaga. Sebelumnya 'kan bapak bagian jaga, jadi satpam gitu. Terus jaga itu (TPS), capek. Pas malemnya itu drop pulang, besoknya lemes, kesakitan", ujar Audi.

Kemudian pada Jumat (19/4), lanjut Audi, Budi dibawa ke rumah sakit karena rujukan dari petugas kesehatan dari puskesmas setempat. Dari hasil pemeriksaan di RS AL Mintohardjo, Budi di diagnosis menderita penyakit liver.

"Terus dibawa ke dokter, diminta dirawat sama petugas dari puskesmas. Disuruh dirawat gara-gara sakitnya sudah parah", terang Audi.

Ketua KPU Jakarta Selatan Agus Sudono membenarkan bahwa Budi adalah salah satu petugas KPPS. Ia mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya almarhum.

(mea/mea)