Mereka juga mengundang masyarakat yang selama ini mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
M Ihsan, salah seorang tokoh masyarakat, mengatakan kepada awak media bahwa selama Pemilu 2019 berjalan, tidak pernah terjadi apa-apa di wilayahnya. Justru pendukung Prabowo satu hari setelah pencoblosan mendatangi poskonya untuk sekadar ngopi bareng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Khususnya wilayah kami relatif aman, justru di sini para pendukung 01 dan 02 bisa ngopi bareng, perbedaan itu biasa, tapi bukan berarti perbedaan itu menjadi jurang pemisah, malah harus kita jadikan jembatan komunikasi yang baik antarwarga," tutur Ihsan.
Maka, kata Ihsan, ia mengundang para pendukung Prabowo untuk menghadiri acara syukuran tersebut.
"Kita sama-sama sepakat sudah tidak ada lagi istilah 01/02, kita kembali bersatu," tegasnya.
Senada dengan Ihsan, Ridwan, sebagai pendukung Prabowo-Sandi, mengatakan, di tempat mereka tinggal mereka, berbeda pandangan politik adalah hal biasa. Mereka tidak pernah saling membenci.
"Kami tetap saling menghargai, buktinya saya hadir malam ini untuk penuhi undangan kawan saya di acara syukurannya," beber Ridwan.
Dia berharap seluruh pendukung 01 dan 02 bisa seperti di tempatnya, yaitu menghilangkan perbedaan yang selama ini terjadi akibat perbedaan pilihan.
"Ya semoga saja rekan-rekan, baik dari pendukung 01 maupun 02, bisa seperti di tempat kami, bersatu kembali," tandasnya.
Dalam syukuran tersebut, Relawan Jokowi dan masyarakat juga memberikan apresiasi pemilu yang sudah berjalan lancar, aman, jujur, dan adil (jurdil). Tak lupa juga mereka mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga anggota KPPS yang wafat saat sedang bertugas.
Menurut salah satu tokoh masyarakat setempat, Yudi Halim, sebenarnya syukuran tersebut bukanlah klaim kemenangan, melainkan syukuran karena situasi di tempatnya berjalan baik dan aman, secara umum nasional sukses dan lancar.
"Kita bukan syukuran klaim kemenangan, soal itu biarkan KPU bekerja dengan tenang menjalankan proses penghitungan suara. Kita serahkan kepada KPU. Tapi patut kita syukuran karena selama pemilu situasi berjalan baik dan aman, terutama di Kapuk," tegas Yudi.
Baca juga: Update Real Count Pilpres 2019! |
Yudi menyatakan dia adalah pendukung Jokowi, dan beberapa tetangganya menjadi pendukung Prabowo. Namun, menurut Yudi, selama proses pemilu hingga hari ini antarpendukung di kampungnya baik-baik saja, serta tidak ada gesekan sedikit pun.
"Secara jujur saya katakan bahwa saya adalah pendukung Jokowi, tetangga saya pendukung Prabowo, tapi kami tetap hidup rukun bertetangga, tidak ada tuh gontok-gontokan, apalagi sampai gesekan," ucap Yudi. (ega/ega)











































