Dijenguk Kalla, Pencairan KKB di Cilincing Gaduh
Sabtu, 01 Okt 2005 13:21 WIB
Jakarta - Setelah mengunjungi Kelurahan Kalibaru Barat di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Wapres Jusuf Kalla meneruskan perjalanannya ke kantor Kecamatan Cilincing. Di situ dia memantau pencairan kompensasi BBM.Pencairan dana Rp 300 ribu untuk tiga bulan per keluarga miskin ini sudah diantre sekitar 1.500 KK sejak Sabtu pagi. Mereka antre berjajar sambil menggenggam kartu kompensasi BBM (KKB) mereka. Berbekal kartu itu mereka bisa dapat dana segar. Semakin siang, terik matahari kian menyengat. Tapi demi Rp 300 ribu, para kaum duafa itu ikhlas berpanas ria.Tapi 5 petugas kantor pos yang bertugas bagi-bagi duit tidak segera membuka loket. Warga terpaksa makin lama bermandi keringat. Mereka tak berani meninggalkan antrean mereka karena takut gilirannya diserobot.Tampaknya, pencairan sengaja menunggu rombongan Wapres Jusuf Kalla dan Meneg BUMN Sugiharto. Ketika rombongan ini tiba sekitar pukul 11.30 WIB di kantor kecamatan yang terletak di Jalan Sungai Landak, Cilincing, petugas pos baru membuka loketnya. Hal ini jelas memicu kegaduhan.Kaum miskin yang sejak pagi hari antre, saling berebutan merangsek ke depan. Tujuannya agar cepat kebagian fulus. Aksi dorong tak terhindarkan. Mereka heboh karena barisan depan telah mengantongi rupiah. Banyak di antaranya yang mengipas-ipaskan duitnya itu seolah pamer. Wajah mereka tampak segar. Selain gaduh untuk mendapatkan giliran mendapat Rp 300 ribu, masyarakat juga ribut bertanya pada Kalla dan Sugiharto mengapa mereka tidak kebagian KKB, padahal mereka dari keluarga miskin.Hingga pukul 13.20 WIB, pembagian KKB untuk 1.500 KK itu masih berlangsung. Tapi Kalla dan Sugiharto sudah pergi untuk meninjau kawasan lain.
(nrl/)











































